Produsen otomotif asal Tiongkok, Jetour, mengonfirmasi rencana untuk merambah pasar kendaraan listrik di Indonesia dengan mengedepankan model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebagai langkah awal. Strategi ini disampaikan pada Sabtu (25/4/2026) di Beijing sebagai bagian dari prioritas ekspansi global perusahaan di Asia Tenggara.
Presiden Jetour International, Ke Chuandeng, memberikan kepastian bahwa Indonesia masuk dalam daftar utama pengembangan ekosistem elektrifikasi mereka, sebagaimana dilansir dari Otomotif. Perusahaan asal Negeri Tirai Bambu ini memilih skema produksi lokal agar dapat bersaing secara harga dan fitur di pasar domestik.
"Ya, baik EV maupun PHEV. Tetapi PHEV akan menjadi yang pertama. Ya, PHEV akan siap segera," ujar Ke Chuandeng, Presiden Jetour International.
Penetapan PHEV sebagai produk pembuka didasari oleh ketersediaan unit yang telah dipasarkan di wilayah lain. Ke menjelaskan bahwa model ini sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar Afrika Selatan dan akan segera mendarat di pasar Malaysia serta Indonesia.
"Produknya sudah ada di China dan kami sudah meluncurkannya di Afrika Selatan, dan akan segera menyusul di Malaysia dan Indonesia karena kami perlu melakukannya dengan produksi lokal," kata Ke Chuandeng, Presiden Jetour International.
Meski saat ini fokus pada teknologi hibrida, Jetour juga sedang melakukan riset mendalam untuk kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV). Upaya pengenalan teknologi ini telah dimulai melalui aktivitas di berbagai klinik mobil dan ruang pamer untuk memetakan kebutuhan konsumen.
"Jadi di Jetour saat ini kami belum memilikinya, tetapi kami sedang melakukan pengembangan (BEV), sebagaimana yang mungkin Anda lihat di showroom klinik mobil kami," ucap Ke Chuandeng, Presiden Jetour International.
Target peluncuran untuk lini BEV pertama perusahaan diproyeksikan terjadi pada akhir tahun 2026 untuk pasar global. Khusus untuk pasar dengan konfigurasi kemudi setir kanan seperti Malaysia dan Indonesia, unit tersebut dijadwalkan siap pada kuartal kedua tahun depan.
"Dan segera, mungkin pada akhir tahun ini, Q3 atau Q4, mobil BEV pertama akan siap. Dan untuk Malaysia, untuk pasar pengemudi setir kanan, akan siap pada Q2 tahun depan," kata Ke Chuandeng, Presiden Jetour International.
Dalam gelaran Beijing Auto Show 2026, Jetour memamerkan beberapa model unggulan seperti Jetour T2 i-DM, Jetour G700, dan mobil konsep Jetour TX yang bergaya retro-modern. Kehadiran lini kendaraan ramah lingkungan ini diprediksi akan memperketat persaingan SUV ringkas di Indonesia seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang terus berjalan.