Penyanyi Jessie J mengumumkan bahwa dirinya kini telah resmi bebas dari penyakit kanker payudara setelah menjalani operasi setahun yang lalu. Kabar bahagia dari ibu satu anak berusia 38 tahun ini disampaikan pada hari Jumat (22/5/2026) seperti dilansir dari Detik Health.
Unggahan momen bahagia tersebut dibagikan oleh Jessie J melalui sebuah video di rumah sakit yang diunggah ke akun Instagram pribadinya. Pengumuman ini langsung mendapatkan banyak ucapan selamat serta doa dari para penggemar dan sesama rekan artis.
"HASILNYA SUDAH KELUAR DAN SAYA BEBAS KANKERÔÇ╝´©Åƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡ƒÿ¡," tulis Jessie J.
Setelah menerima kabar baik dari dokter, Jessie J mengaku menangis tersedu-sedu selama berjam-jam sebagai bentuk kelegaannya.
"Saya menangis selama berjam-jam dan kemudian menghela napas lega untuk pertama kalinya dalam setahun," ungkap Jessie J.
Sebelum hasil pemeriksaan medis tersebut keluar, rasa gugup yang luar biasa sempat melanda dirinya karena mengkhawatirkan kemungkinan terburuk.
"Jujur saja, saya sangat ketakutan," ungkap Jessie J.
Kilas balik mengenai kondisi kesehatannya, sang penyanyi pertama kali menyampaikan diagnosis kanker payudara yang diidapnya kepada publik pada Juni 2025 ketika ia tengah bersiap untuk tindakan operasi.
"Saya didiagnosis menderita kanker payudara stadium awal," kata Jessie J.
Pada masa awal diagnosis tersebut, ketakutan besar sempat menyelimuti dirinya meskipun ia tetap berusaha mempertahankan pemikiran positif.
"Kanker itu mengerikan dalam bentuk apa pun, tetapi saya berpegang tenguh pada kata 'awal'." tutur Jessie J.
Tindakan operasi pengangkatan kanker yang dijalaninya kemudian dinyatakan berhasil tanpa ada tanda-tanda penyebaran ke area tubuh yang lain.
Kondisi kesehatan harian sang penyanyi pun terus berangsur membaik dan bagian tubuhnya yang terdampak operasi dilaporkan telah kembali normal.
"Saya bisa beristirahat dan berbicara dengan teman-teman lebih banyak dari sebelumnya. Ibu saya tinggal bersama kami. Sky tetaplah Sky. Chanan membuat saya merasa aman dan pesan-pesannya sangat bagus," beber Jessie J.
Dukungan dari sesama penyintas juga diakui menjadi salah satu faktor penting yang membantunya melewati masa-masa sulit tersebut.
"Terhubung dengan orang lain yang mengalami masa-masa serupa dan dapat saling mendukung," tutur Jessie J.