Aktris Jessica Iskandar mengungkapkan berbagai realitas kelam dalam industri hiburan mulai dari eksploitasi calon artis hingga ancaman kebangkrutan dalam bincang-bincang di kanal YouTube Dony Fajar Aditya pada Kamis, 30 April 2026. Penjelasan ini memaparkan tantangan yang dihadapi figur publik di berbagai jenjang karier mereka.
Pengakuan tersebut disampaikan Jessica Iskandar berdasarkan pengalamannya selama belasan tahun berkecimpung di dunia hiburan tanah air, sebagaimana dilansir dari Suara. Istri Vincent Verhaag ini menegaskan bahwa setiap fase perjalanan seorang artis memiliki ujian tersendiri yang sering tidak diketahui masyarakat luas.
"Sisi gelap? Oh, ada ada ada," ujar Jessica Iskandar.
Menurut Jessica, individu yang baru merintis karier sangat rentan terhadap praktik penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai produser atau manajer. Oknum-oknum tersebut kerap menggunakan janji popularitas untuk memanipulasi pendatang baru demi kepentingan pribadi atau asusila.
"Banyak banget orang-orang yang berkedok produser, manajer atau yang bisa ngangkat dia ke dunia entertainment deh yang yang menggunakan nama itu sebagai kedok," kata Jessica Iskandar.
Para pelaku tersebut biasanya memberikan iming-iming peran atau promosi besar-besaran dengan syarat tertentu yang dilakukan di luar ranah profesional. Praktik ini menjadi salah satu hambatan moral bagi mereka yang ingin terjun ke industri kreatif.
"Oke kalau kamu mau sukses, ayo nanti saya kasih peran atau nanti kamu saya kasih jalan. Pokoknya nanti saya promosiin, tapi ayo ke ke belakang dulu, gitu," imbuh Jessica Iskandar.
Meski tidak terjebak dalam skema tersebut, Jessica mengaku pernah mendapatkan tawaran pekerjaan yang mencurigakan saat mengawali kariernya. Ia sering dihubungi oleh pihak-pihak tertentu yang menawarkan imbalan hanya untuk sekadar menemani makan malam.
"Waktu baru awal mulai itu kayak banyak banget telepon dari mami-mami," ucap Jessica Iskandar.
Ia menceritakan bahwa sosok yang disebut sebagai mami tersebut mencoba membujuknya dengan pekerjaan yang terlihat sederhana namun memiliki konotasi negatif. Karena curiga, Jessica memilih untuk memutus komunikasi dengan pihak tersebut.
"Tante ada kerjaan nih tapi cuma kayak dinner aja sih gitu," tutur Jessica Iskandar.
Baginya, rentetan peristiwa tersebut merupakan gerbang awal menuju sisi gelap dunia keartisan yang harus diwaspadai oleh setiap orang. Penolakan terhadap tawaran tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga integritas profesinya.
"Itu perjalanan menuju dunia entertainment tuh menurut aku sisi gelapnya itu," ucap Jessica Iskandar.
Selain masalah eksploitasi, Jessica menyoroti perilaku artis yang sudah sukses namun terjebak dalam pola kerja berlebihan. Kemudahan mendapatkan penghasilan besar seringkali membuat figur publik mengabaikan kondisi fisik mereka demi mengejar materi.
"Aduh duit udah gampang banget nih. Ayo, ayo ayo ambil semuanya ambil. Jadi mengabaikan kesehatan biasanya sakit gitu," kata Jessica Iskandar.
Fenomena lain yang terjadi adalah gaya hidup boros yang tidak terkontrol seiring dengan meningkatnya popularitas. Hal ini dinilai menjadi pemicu utama stres hingga kebangkrutan bagi mereka yang tidak mampu mengelola keuangan dengan bijak.
"Kalau sudah terkenal ini, biasanya menghambur-hamburkan uang, boros akhirnya bangkrut, stres," imbuh Jessica Iskandar.