Mobil hybrid kini menjadi pilihan populer di Indonesia sebagai transisi menuju kendaraan listrik. Terdapat 5 jenis teknologi hybrid yang beredar di pasar tanah air dengan karakteristik yang berbeda-beda.
- Mild Hybrid (MHEV) ÔÇö Sistem sederhana di mana motor listrik kecil membantu akselerasi dan fitur stop-start, namun tidak bisa berjalan murni dengan listrik, seperti pada Suzuki Ertiga dan XL7 Hybrid.
- Series Hybrid ÔÇö Roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik sementara mesin bensin hanya menjadi generator pengisi baterai, contohnya pada Nissan Kicks e-Power dan Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid.
- Parallel Hybrid ÔÇö Mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama menggerakkan roda untuk tenaga besar saat akselerasi, meski jarang berdiri sendiri dan biasanya menjadi bagian dari sistem full hybrid.
- Full Hybrid (Series-Parallel / HEV) ÔÇö Sistem cerdas yang otomatis berganti mode antara EV, Series, atau Parallel tanpa perlu colokan eksternal, seperti pada Toyota Corolla Cross dan Yaris Cross Hybrid.
- Plug-in Hybrid (PHEV) ÔÇö Memiliki baterai besar yang bisa diisi melalui colokan listrik eksternal dan mampu menempuh jarak jauh dengan mode EV murni, contohnya Chery Tiggo 8 CSH.
Pemilihan jenis hybrid ini bergantung pada kebutuhan konsumen, di mana PHEV unggul dalam efisiensi bensin, MHEV paling mudah dirawat, dan Full Hybrid menawarkan keseimbangan terbaik di semua kondisi jalan.