Jeff Bezos Bantah Terlibat Dokumenter Melania Trump

Jeff Bezos Bantah Terlibat Dokumenter Melania Trump
Foto: Ilustrasi Jeff Bezos Bantah Terlibat Dokumenter Melania Trump.

Pendiri Amazon Jeff Bezos membantah keras rumor keterlibatan langsung dirinya dalam perilisan film dokumenter kontroversial mengenai Melania Trump yang dinilai sebagai upaya membeli pengaruh politik. Keputusan tim Amazon Studio tersebut murni merupakan langkah bisnis yang sukses, seperti dilansir dari Detikcom pada Kamis (21/5/2026).

Sangkalan ini disampaikan oleh Bezos dalam sebuah wawancara di acara Squawk Box di saluran CNBC. Ia menekankan bahwa spekulasi mengenai keterikatannya dengan proyek film tersebut merupakan informasi yang keliru.

"Masalah 'Melania' ini adalah sebuah kebohongan yang tidak pernah mati," ujarnya.

Meskipun demikian, Bezos memberikan apresiasi atas performa komersial dokumenter tersebut di pasar. Ia mengonfirmasi bahwa tayangan itu mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat di berbagai platform.

"Saya sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu. Namun, jika melihat hasilnya, tampaknya itu adalah keputusan bisnis yang sangat bagus. Film ini tampil sangat baik di bioskop dan juga sangat sukses di platform streaming. Orang-orang memang sangat penasaran dengan Melania," tambahnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis kabar burung mengenai obrolan pribadi antara Bezos dan Melania Trump saat makan malam di Mar-a-Lago pada 2024. Pihak Amazon maupun kantor Melania dilaporkan telah berulang kali membantah klaim yang beredar tersebut.

Bezos mengonfirmasi bahwa dirinya tidak melakukan intervensi terhadap operasional harian Amazon Studio. Walau demikian, ia tetap mendukung keputusan yang diambil oleh tim produksinya.

"Jadi, meskipun saya tidak terlibat, tampaknya tim Amazon telah membuat keputusan bisnis yang sangat bijak," kata Bezos.

Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan proyek sinema lain di Amazon Studio. Bezos menyebutkan ada film sukses lain yang luput dari keterlibatan langsungnya, yang justru memicu penyesalan pribadi.

"Saya juga tidak ada hubungannya dengan film Project Hail Mary, dan saya menyesal karena film itu sukses luar biasa. Saya berharap sayalah yang menyetujui (lampu hijau) proyek tersebut," akunya.

Lebih lanjut, Bezos merespons kritik yang menuduh Amazon sengaja memanfaatkan dokumenter Melania demi kepentingan politik di lingkungan pemerintahan Donald Trump. Ia menekankan skala korporasi Amazon yang terlalu besar untuk dikaitkan dengan motif dangkal seperti itu.

"Amazon adalah perusahaan besar dan membuat banyak sekali keputusan. Jadi tidak, anggapan bahwa hal tersebut merupakan cara untuk membeli pengaruh adalah hal yang sama sekali salah. Itu tidak benar," tegas Bezos.

Akan tetapi, sang miliarder mengaku memahami asal-mula spekulasi publik yang berkembang. Bezos kemudian menghubungkan pola pikir masyarakat ini dengan posisinya selaku pemilik media ternama, The Washington Post.

"Saya bisa mengerti mengapa orang-orang berpikiran demikian. Dan omong-omong, hal yang sama juga berlaku di The Washington Post. Saya ingin bagian opini di The Post berdiri teguh untuk pasar bebas-seperti apa yang saya bicarakan hari ini-pasar bebas dan kebebasan personal individu. Saya rasa hal-hal tersebut adalah pilar utama berdirinya Amerika, dan menjadi salah satu alasan mengapa Amerika bisa sesukses sekarang," pungkas Bezos.

Artikel terkait

Rekomendasi