Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, terancam absen membela Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A melawan Torino pada Sabtu (9/5/2026) mendatang. Pemain belakang tersebut mengalami cedera saat membantu timnya meraih kemenangan 2-0 atas AC Milan di Stadion Mapei akhir pekan lalu.
Kemenangan krusial I Neroverdi tersebut harus dibayar mahal dengan ditariknya dua pemain pilar, yakni Jay Idzes dan Domenico Berardi, akibat masalah fisik. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Idzes hanya mampu merumput selama 40 menit sebelum akhirnya harus meninggalkan lapangan hijau.
Pemain yang akrab disapa Bang Jay tersebut terjatuh dengan posisi yang tidak sempurna setelah melakukan duel udara. Tim medis segera melakukan pemeriksaan di pinggir lapangan sebelum memutuskan bahwa sang bek tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan penjelasan terkait kondisi kesehatan anak asuhnya tersebut. Menurut penuturannya, benturan keras saat mendarat menjadi penyebab utama gangguan pada bagian tumit Idzes.
"Dia terjatuh cukup keras saat melakukan lompatan, mengalami masalah tumit, dan kemudian meminta untuk diganti. Saya harap ini bukan sesuatu yang serius," kata Grosso, dilansir dari Sassuolonews.
Idzes dijadwalkan akan menjalani rangkaian tes medis komprehensif pada pekan ini guna memastikan tingkat keparahan cedera yang dialaminya. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menentukan kesiapannya menjelang keberangkatan ke markas Torino.
Kondisi serupa dialami oleh penyerang sayap Domenico Berardi yang juga diragukan tampil dalam laga mendatang. Pemain berkebangsaan Italia itu terpaksa diganti di tengah laga melawan AC Milan karena mengalami penurunan kondisi kebugaran yang signifikan.
Kehilangan Idzes dan Berardi secara bersamaan menjadi tantangan berat bagi lini pertahanan dan penyerangan Sassuolo. Saat ini, I Neroverdi menempati posisi kesepuluh klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan 49 poin.
Klub tersebut masih berupaya mengejar ketertinggalan poin demi mengamankan posisi ketujuh di akhir musim. Target tersebut menjadi prioritas bagi manajemen klub agar Sassuolo mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di zona Eropa pada musim mendatang.