Jasa Marga Tanggung Ganti Rugi Kerusakan Ban di Tol Jagorawi

Jasa Marga Tanggung Ganti Rugi Kerusakan Ban di Tol Jagorawi
Foto: Ilustrasi Jasa Marga Tanggung Ganti Rugi Kerusakan Ban di Tol Jagorawi.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk berkomitmen memproses klaim ganti rugi bagi pengguna jalan yang mengalami pecah ban akibat kerusakan perkerasan di Ruas Tol Jagorawi pada Kamis (30/4/2026). Insiden tersebut dilaporkan terjadi secara bersamaan pada sejumlah kendaraan yang melintas di jalur arah Ciawi.

Data dari pengelola jalan tol menunjukkan adanya delapan titik kerusakan yang ditemukan di antara KM 17 hingga KM 22, sebagaimana dilansir dari Otomotif. Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengonfirmasi pihaknya telah melakukan penelusuran mendalam di lokasi kejadian.

Widiyatmiko Nursejati menjelaskan bahwa langkah proaktif telah diambil dengan menghubungi para korban untuk melengkapi administrasi ganti rugi. Pihak manajemen memastikan pendataan kebutuhan klaim sedang berjalan sesuai prosedur perusahaan yang berlaku.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan," ujar Widiyatmiko, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.

Perbaikan secara permanen pada titik-titik lubang tersebut saat ini telah diselesaikan melalui koordinasi dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance. Kendati perbaikan sudah tuntas, pemantauan kualitas aspal tetap dilakukan secara rutin untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," kata Widiyatmiko, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.

Selain upaya teknis, Jasa Marga menyiagakan unit derek, mobile customer service, dan personel dari PT Jasamarga Tollroad Operator di lapangan. Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang menimpa para pengguna jalan tol tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi