Jakmania Kecewa Laga PSIM vs Persija Pindah ke Bali Tanpa Penonton

Jakmania Kecewa Laga PSIM vs Persija Pindah ke Bali Tanpa Penonton
Foto: Ilustrasi Jakmania Kecewa Laga PSIM vs Persija Pindah ke Bali Tanpa Penonton.

Sebanyak 7.000 anggota The Jakmania batal memberikan dukungan langsung setelah laga PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta resmi dipindahkan ke Bali tanpa penonton pada Rabu (22/4/2026). Perubahan lokasi pertandingan dari Stadion Sultan Agung ke Stadion Kapten I Wayan Dipta ini memicu kekecewaan mendalam dari kelompok suporter Macan Kemayoran tersebut.

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, memberikan konfirmasi mengenai besarnya jumlah pendukung yang terdampak oleh keputusan mendadak tersebut. Pengalihan lokasi pertandingan ini dilansir dari Bola berdasarkan keputusan operator kompetisi, I.League, yang diterbitkan pada 18 April 2026 silam.

"Menurut data terakhir kami, sudah sebanyak 7000 yang akan hadir," kata Diky Soemarno kepada KOMPAS.com via pesan singkat, Senin (20/4/2026).

Pemindahan ini merupakan hasil koordinasi antara Panitia Pelaksana PSIM, aparat keamanan, dan I.League demi mempertimbangkan aspek kenyamanan. Panpel menilai kapasitas stadion awal tidak mencukupi untuk menampung tingginya minat penonton, namun keputusan tersebut dianggap merugikan secara materi dan emosional oleh suporter.

"Kami rasa ungkapan yang kami sampaikan juga sudah sampai langsung (ke operator liga)," tutur Diky.

Melalui akun resmi di media sosial X, The Jakmania telah merilis surat pernyataan resmi yang menyoroti dampak negatif dari kebijakan ini terhadap hubungan sepak bola dengan pendukungnya.

"Kami menyayangkan pemindahan laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta ke Bali tanpa penonton. Keputusan ini merugikan banyak pihakmateri maupun emosionaldan kembali menjauhkan sepakbola dari suporternya. Kami mendesak Federasi dan Operator Liga" bunyi pernyataan resmi The Jakmania melalui akun @InfokomJakmania.

Meskipun harus menerima kenyataan pahit, manajemen organisasi tetap meminta seluruh elemen suporter untuk menjaga soliditas. Diky berharap skuat Persija Jakarta tetap mampu memberikan performa terbaik demi meraih hasil maksimal di penghujung musim kompetisi tahun ini.

"Semoga Persija bisa menyelesaikan semua pertandingan sisa musim ini dengan kemenangan," ujar Diky.

Laga tersebut tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal semula pada Rabu (22/4/2026) namun tanpa kehadiran fisik suporter di tribun stadion.

Artikel terkait

Rekomendasi