Jaecoo J7 SHS-P Pangkas Biaya Operasional SUV

Jaecoo J7 SHS-P Pangkas Biaya Operasional SUV
Foto: Ilustrasi Jaecoo J7 SHS-P Pangkas Biaya Operasional SUV.

Jaecoo Indonesia memperkenalkan varian Jaecoo J7 SHS-P yang menawarkan efisiensi pengeluaran harian lebih rendah daripada SUV bermesin bensin konvensional. Penekanan pengeluaran operasional ini menjadi solusi bagi para pengguna kendaraan dengan tingkat mobilitas tinggi.

Penghematan anggaran harian tersebut dilansir dari Otomotif berdasarkan penjelasan pihak internal agen pemegang merek. Varian sport utility vehicle (SUV) berbasis teknologi plug-in hybrid ini mengombinasikan mesin bensin 1.5L turbo dengan sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Sektor performa kendaraan didukung mesin bensin bertenaga 140 tk dan torsi 215 Nm. Di sisi lain, motor penggerak listrik pada model ini menyumbang daya sebesar 201 tk dengan capaian torsi puncak hingga 310 Nm.

Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto memberikan rincian kalkulasi pengeluaran harian di Jakarta pada Rabu (21/5/2026).

"With an assumption of daily usage for 50 kilometers, the operating cost of J7 SHS-P is only around Rp 16,200 per day or Rp 324 per kilometer," kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia.

Kalkulasi tersebut menunjukkan perbedaan signifikan jika disandingkan dengan mobil sejenis berkapasitas 1.5L turbo konvensional. Model konvensional membutuhkan dana sekitar Rp 61.500 per hari atau Rp 1.230 per kilometer dengan acuan konsumsi bahan bakar 12 kilometer per liter.

"If calculated under the same conditions and compared to a 1,500 cc engine car whose fuel consumption is around 70 kilometers, consumers can save around Rp 1.3 million per month. So in 12 months or one year, the operating cost savings will almost reach Rp 15 million," ujar Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia.

Komponen daya tampung energi pada kendaraan ini mengandalkan baterai berkapasitas 18,3 kWh. Spesifikasi baterai tersebut memungkinkan unit mobil melaju sejauh lebih dari 100 kilometer dengan memanfaatkan mode full EV atau listrik murni.

"This is also a solution for consumers who often travel out of town, but still want an economical car. J7 SHS-P can be one of the choices because it has a long mileage, but the operational costs remain affordable," kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia.

Kemampuan jarak tempuh daya listrik murni ini juga telah diuji secara langsung melalui koridor jalur antarkota. Pihak pabrikan mencatat hasil riil yang melampaui standardisasi di atas kertas saat unit diuji dalam perjalanan jarak jauh.

"Officially the distance is 100 kilometers (pure EV), but in actual use when we tried the Jakarta-Bali route, friends got up to 130 kilometers," kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi