Umat Muslim di Indonesia bersiap menjalankan ibadah Puasa Arafah yang jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Ibadah sunah ini menjadi bagian dari rangkaian di bulan Dzulhijjah 1447 H menjelang perayaan Idul Adha.
Bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, informasi mengenai waktu imsakiah menjadi panduan penting agar dapat memulai puasa secara tepat waktu. Dilansir dari Media Indonesia, Puasa Arafah merupakan amalan yang sangat dianjurkan (muakkad) bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Amalan ini memiliki keutamaan besar karena diyakini dapat menghapuskan dosa selama setahun yang lalu sekaligus setahun yang akan datang. Berdasarkan perhitungan kalender hijriah dan estimasi waktu salat untuk wilayah DKI Jakarta, jadwal berbuka puasa (Maghrib) pada hari tersebut diperkirakan jatuh pada pukul 17:47 WIB.
Untuk kepastian menit yang presisi sesuai koordinat terbaru, data saat ini sedang divalidasi lebih lanjut melalui otoritas terkait seperti Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Masyarakat disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dari otoritas keagamaan setempat demi penyesuaian waktu ibadah harian yang akurat.
Berikut adalah bacaan teks sakral niat Puasa Arafah yang dapat dilafalkan oleh umat Muslim:
┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘Ä┘æÏ®┘ï ┘ä┘É┘ä┘æ┘░┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë
"Nawaitu shouma 'arafata sunnatan lillahi ta'ala"
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."
Anjuran Ibadah dan Kehati-hatian
Masyarakat diimbau untuk menyelesaikan aktivitas santap sahur setidaknya 10 menit sebelum waktu Subuh tiba. Langkah ini dilakukan saat waktu Imsak dikumandangkan sebagai bentuk kehati-hatian (ihtiyat) dalam beribadah.
Selain menjalankan ibadah puasa, umat Muslim juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik lainnya pada hari istimewa tersebut. Beberapa amalan yang disarankan antara lain adalah memperbanyak zikir, memanjatkan doa, serta meningkatkan sedekah.