Utusan Donald Trump, Paolo Zampolli, tengah mengupayakan langkah diplomatik untuk menggantikan posisi tim nasional Iran dengan Italia pada putaran final Piala Dunia 2026 mendatang. Rencana ini didasari oleh ketidakpastian situasi keamanan di Iran serta kebijakan pembatasan visa yang ketat oleh otoritas Amerika Serikat.
Lobi kepada organisasi sepak bola dunia tersebut dilakukan menyusul memanasnya hubungan diplomatik antara Teheran dan Washington. Dilansir dari Detik Sport, Zampolli mempertimbangkan celah regulasi FIFA untuk membawa kembali Gli Azzurri ke turnamen paling bergengsi tersebut meskipun mereka sebelumnya dinyatakan tidak lolos kualifikasi.
"Saya melihat bahwa Iran masih belum dipastikan karena perang, jadi saya bertanya kepada Infantino mengenai peluang Italia untuk dipanggil kembali," jelas Zampolli, Paolo Zampolli.
Zampolli menambahkan bahwa aspek logistik dan keamanan menjadi pertimbangan utama dalam pengajuan usulan ini. Ia menyoroti potensi kesulitan besar bagi delegasi maupun warga Iran untuk memasuki wilayah Amerika Serikat terkait arahan kebijakan luar negeri yang sedang berlaku.
"Selain itu, visa sangat sulit didapatkan saat ini dan kami tidak ingin orang-orang yang berpotensi melakukan hal-hal buruk masuk ke sini. Jika Anda mengirim orang-orang yang tidak disambut di Amerika Serikat, maka lebih baik mereka tidak datang," papar Zampolli, Paolo Zampolli.
Meskipun Presiden terpilih Donald Trump belum memberikan keputusan akhir, Zampolli menekankan adanya batasan tegas dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio terkait izin masuk bagi individu yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan nasional Amerika Serikat.
"Saya belum berbicara dengan Trump, tapi dia juga belum memutuskan apa-apa. Pemain Iran dipersilakan datang, tapi Menteri Marco Rubio sudah jelas menyatakan bahwa kami tidak bisa mengizinkan masuk orang-orang yang tidak mencintai Amerika Serikat," tegas Zampolli, Paolo Zampolli.
Pihak pengusul menilai bahwa ketidakhadiran Italia akan mengurangi daya tarik turnamen. Namun, kepastian mengenai tim pengganti tetap bergantung pada keputusan final badan penyelenggara jika Iran benar-benar dinyatakan tidak dapat berpartisipasi.
"Jika Iran tidak ikut serta, saya tidak tahu apakah kami siap untuk membawa tim lain, tapi segala kemungkinan bisa terjadi," ungkap Zampolli, Paolo Zampolli.
Italia sendiri sebelumnya dipastikan gagal melaju ke putaran final setelah menelan kekalahan dari Bosnia & Herzegovina pada babak playoff awal bulan ini. Sementara itu, gelaran Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang dengan Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bertindak sebagai tuan rumah bersama.