Federasi Sepak Bola Iran mengajukan tujuh syarat khusus kepada otoritas terkait untuk menjamin partisipasi tim nasional mereka pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Tuntutan ini mencakup aspek administratif hingga prosedur keamanan bagi seluruh delegasi negara tersebut selama turnamen berlangsung.
Dilansir dari Suara, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengonfirmasi bahwa syarat tersebut meliputi jaminan visa, perlindungan keamanan, hingga regulasi konferensi pers. Langkah ini diambil guna memastikan kenyamanan pemain, staf, jurnalis, serta suporter Iran yang hadir di wilayah Amerika Serikat.
Pihak federasi menekankan pentingnya pemberian visa tanpa hambatan, terutama bagi pemain yang memiliki riwayat wajib militer di Garda Revolusi Iran. Nama-nama pemain bintang seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi menjadi perhatian utama dalam permohonan akses masuk tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh kurdistan24.net.
Selain itu, Iran mendesak agar tim nasional tidak mendapatkan pemeriksaan tambahan atau interogasi saat mendarat di Amerika Serikat. Fasilitas serupa juga diminta untuk dipermudah bagi kalangan jurnalis dan pendukung yang ingin memberikan dukungan langsung di stadion.
"Pelaksanaan syarat-syarat ini akan menjamin partisipasi tim nasional Iran di turnamen," ujar Mehdi Taj, Presiden Federasi Sepak Bola Iran.
Dalam hal teknis di lapangan, Tehran menuntut penggunaan bendera resmi Republik Islam Iran dan pelantunan lagu kebangsaan secara tepat tanpa gangguan. Mereka juga meminta pembatasan topik pada konferensi pers agar hanya membahas urusan olahraga dan terhindar dari isu-isu politik yang sensitif.
Keamanan delegasi turut menjadi prioritas dengan permintaan perlindungan maksimal di lokasi-lokasi strategis seperti bandara, hotel, dan area stadion. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir risiko insiden yang menyasar anggota tim maupun suporter selama berada di negara tuan rumah.
Meskipun spekulasi mengenai boikot sempat mencuat akibat ketegangan geopolitik, Iran telah mengamankan posisi di putaran final melalui jalur kualifikasi. Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya telah memberikan pernyataan resmi mengenai status keikutsertaan negara tersebut.
"Sepak bola menyatukan dunia," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Hingga saat ini, pihak penyelenggara dan FIFA diharapkan dapat mengakomodasi permintaan tersebut guna memastikan kelancaran turnamen. Iran menjadi salah satu tim yang dipastikan tampil setelah menunjukkan performa konsisten di babak kualifikasi tanpa harus melewati babak playoff.