Chery dan JLR Investasi Rp 26 Triliun Hidupkan Brand Freelander

Chery dan JLR Investasi Rp 26 Triliun Hidupkan Brand Freelander
Foto: Ilustrasi Chery dan JLR Investasi Rp 26 Triliun Hidupkan Brand Freelander.

Kolaborasi strategis antara Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi menghidupkan kembali merek legendaris Freelander melalui investasi besar senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 26 triliun. Peluncuran global brand dengan identitas baru ini dilaksanakan dalam acara Brand Night di Wuhu, China, pada 25 April 2026.

Dilansir dari Detik Oto, proyek ambisius ini bertujuan mendukung pengembangan dan produksi model-model terbaru yang mengusung konsep British Premium Intelligent All-Terrain. Peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi perusahaan, ratusan mitra diler, serta perwakilan media dari berbagai negara.

Unit produksi pertama yang diperkenalkan dalam ajang tersebut adalah Freelander 8 sebagai representasi visi teknologi masa depan perusahaan. Kendaraan ini dirancang untuk mengisi segmen premium dengan memadukan warisan desain Inggris dan inovasi modern.

"Freelander menggabungkan warisan premium Inggris, kecanggihan teknologi, serta kemampuan lintas medan untuk menjawab kebutuhan konsumen modern," kata Lucia Mao, CEO of Freelander International.

Penegasan mengenai nilai-nilai baru merek tersebut diikuti dengan langkah perusahaan yang mulai membuka rekrutmen untuk mitra ritel di tingkat global. Strategi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan distribusi secara masif.

Freelander 8 dikembangkan di bawah arahan desain Phil Simmons, perancang di balik kesuksesan model ikonik seperti Range Rover Velar. Mobil ini mempertahankan elemen visual khas seperti desain bodi bertingkat, jendela segitiga yang ikonik, serta lampu depan model interlocking.

Bagian interior menawarkan kemewahan melalui penggunaan layar ultra-lebar dan kursi baris kedua dengan fitur zero-gravity. Teknologi kabin didukung oleh chip Qualcomm Snapdragon 8295 fabrikasi 5nm yang mampu mengoperasikan delapan layar secara simultan.

Fasilitas keselamatan kendaraan ini mencakup sistem bantuan pengemudi ADAS level L2+ dan fitur Advanced Valet Parking Driver. Untuk performa di medan berat, pengemudi dibantu oleh Intelligent All-Terrain System yang menyediakan sembilan mode berkendara otomatis.

Seluruh proses perakitan akan dipusatkan di Chery Jaguar Land Rover Changshu Intelligent Manufacturing Base yang memiliki luas 840.000 meter persegi. Fasilitas manufaktur canggih tersebut diproyeksikan mampu memproduksi hingga 200.000 unit kendaraan per tahun.

Manajemen Freelander telah menyusun rencana jangka panjang untuk berekspansi ke lebih dari 90 negara di seluruh dunia. Target tersebut mencakup pembangunan 1.100 titik layanan purna jual dalam kurun waktu lima tahun mendatang guna menjamin layanan bagi konsumen global.

Artikel terkait

Rekomendasi