Inter Milan Singkirkan Como dari Semifinal Coppa Italia

Inter Milan Singkirkan Como dari Semifinal Coppa Italia
Foto: Ilustrasi Inter Milan Singkirkan Como dari Semifinal Coppa Italia.

Como gagal melangkah ke final Coppa Italia setelah menderita kekalahan 2-3 dari Inter Milan pada laga leg kedua semifinal di Giuseppe Meazza, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini memastikan kebangkitan Nerazzurri yang tertinggal dua gol lebih dulu di hadapan pendukung sendiri.

Kekalahan tipis tersebut memupus harapan skuat asuhan Cesc Fabregas yang sempat memegang kendali permainan lewat keunggulan dua gol. Dilansir dari Detik Sport, gol pembuka dicetak oleh Martin Baturina dan Lucas da Cunha setelah Como tampil agresif dengan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran.

Inter Milan membalas lewat sepasang gol Hakan Calhanoglu sebelum akhirnya Petar Sucic memastikan kemenangan pada menit ke-89. Momen krusial terjadi saat pemain Como, Assane Diao, gagal memaksimalkan peluang emas setelah tendangannya ditepis kiper Inter, Josef Martinez, saat kedudukan sempat mengancam posisi lawan.

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui adanya perbedaan level pengalaman antara anak asuhnya dengan sang lawan. Fabregas menekankan bahwa lawannya dihuni oleh pemain-pemain yang telah memiliki stabilitas dalam waktu lama.

"Saya tahu bahwa kami masih dalam proses, dan kami menghadapi tim yang diisi para pemain senior yang sudah bersama-sama selama 6-7 tahun, so tidak mudah memang, tapi pastinya akan meraih scudetto dengan skuad seperti itu," ujar Fabregas.

Bagi Como, ini merupakan kali kedua mereka terkena comeback dari Inter Milan dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir. Sebelumnya, pada laga 13 April di markas Como, Inter juga berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 4-3 setelah tertinggal dua gol.

Fabregas melihat perjalanan timnya masih panjang untuk mencapai puncak kompetisi Italia. Meski kalah, ia menilai perkembangan tim sudah menunjukkan arah yang positif walaupun aspek keseimbangan tim masih perlu dibenahi.

"Mereka finalis Liga Champions musim lalu, mereka tim yang biasa jadi juara. Kami harus melanjutkan perjalanan kami, penting untuk melihat bakal ke mana kami setelah ini. Apakah kami selevel dengan Inter? Tidak, tapi kami sudah mendekati. Kami tidak seimbang saat menyerang dan bertahan," kata Fabregas.

Artikel terkait

Rekomendasi