Inter Milan Lolos ke Final Coppa Italia Usai Tekuk Como 1907

Inter Milan Lolos ke Final Coppa Italia Usai Tekuk Como 1907
Foto: Ilustrasi Inter Milan Lolos ke Final Coppa Italia Usai Tekuk Como 1907.

Inter Milan berhasil mengamankan tiket menuju babak final Coppa Italia 2025-2026 setelah menumbangkan Como 1907 dalam laga leg kedua semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 22 April 2026 dini hari WIB itu berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.

Seperti dikutip dari Bola, kemenangan dramatis Nerazzurri ini sekaligus memastikan keunggulan agregat 3-2 bagi skuad asuhan Cristian Chivu. Hasil tersebut menjadi pembuktian mental juara Inter Milan meski sempat tertinggal lebih dulu dari tamunya.

Laga berjalan sengit sejak menit awal, di mana Como 1907 memberikan perlawanan luar biasa melalui gol Martin Baturina pada menit ke-32. Keunggulan tim tamu bertambah di awal babak kedua lewat aksi Lucas Da Cunha yang menjebol gawang Inter pada menit ke-48.

Kebangkitan Inter Milan dimulai pada pertengahan babak kedua melalui Hakan Calhanoglu yang mencetak gol pada menit ke-69. Gelandang asal Turki tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 untuk menyamakan kedudukan.

Inter akhirnya memastikan kemenangan menjelang akhir waktu normal melalui gol penentu dari Petara Sucic pada menit ke-89. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri perlawanan gigih I Lariani sepanjang dua leg babak semifinal.

Reaksi Pelatih Como 1907

Meskipun gagal melaju ke partai puncak, pelatih Como 1907 Cesc Fabregas mengaku sangat bangga dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya. Fabregas menilai skuad mudanya telah membuktikan kapasitas mereka saat bersaing melawan tim papan atas Italia.

"Hari ini para pemain sekali lagi menunjukkan bahwa mereka dapat bersaing dengan tim hebat; mereka memenangkan Scudetto, mereka telah bermain bersama selama lima atau enam tahun." ujar Fabregas.

"Kami membangun jalan dua tahun lalu dan sekarang kami bersaing melawan tim terkuat di Italia," kata Fabregas dikutip dari Tutto Mercato Web.

Pujian untuk Cristian Chivu

Fabregas juga memberikan apresiasi khusus kepada pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, atas kinerja impresifnya musim ini. Menurutnya, kombinasi antara taktik Chivu dan kualitas pemain veteran menjadi kunci stabilitas performa Inter.

"Dia melakukan pekerjaan yang hebat dan memiliki pemain-pemain hebat." tutur Fabregas.

"Menemukan cara untuk menyulitkan tim seperti itu adalah aset besar bagi kami; kami perlu pandai menjaga semangat kami tetap tinggi," sambungnya.

Fabregas menyatakan rasa bangganya terhadap progres pemain muda Como yang berani berduel dengan skuad senior Inter Milan yang sudah mapan. Ia merasa timnya hanya kurang sedikit beruntung pada laga krusial tersebut.

"I'm calm; I know these players will put in a great performance today. I'm very proud, even if we are still lacking a bit." jelasnya.

"Kami bermain melawan tim veteran, yang telah bermain bersama selama 6-7 tahun, dan mereka dengan mudah memenangkan Scudetto, meskipun Chivu tidak akan mengatakan demikian," jelasnya.

Rekor Pertemuan Fabregas Melawan Inter

Catatan statistik menunjukkan bahwa Inter Milan tetap menjadi lawan yang sulit bagi Cesc Fabregas selama karier manajerialnya di Como 1907. Dari enam pertemuan terakhir, Fabregas belum pernah meraih kemenangan atas Nerazzurri.

I Lariani harus menerima kenyataan pahit dengan menelan lima kekalahan dan hanya mengantongi satu hasil imbang tanpa gol pada leg pertama. Inter Milan kini menjadi tim yang paling sering dihadapi Fabregas sebagai manajer dibandingkan klub lain seperti Fiorentina.

Namun, terdapat peningkatan produktivitas gol tim asuhan Fabregas dalam dua laga terakhir melawan Inter di Serie A dan Coppa Italia. Timnya mampu menyarangkan lima gol ke gawang Nerazzurri, meskipun harus kebobolan tujuh gol dalam periode yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi