Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia Usai Tekuk Parma

Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia Usai Tekuk Parma
Foto: Ilustrasi Inter Milan Kunci Gelar Juara Liga Italia Usai Tekuk Parma.

Inter Milan berhasil mengamankan gelar juara Liga Italia musim 2025-2026 setelah menumbangkan Parma dengan skor 2-0 di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (3/5/2026) waktu setempat. Kemenangan pada pekan ke-35 ini memastikan perolehan poin I Nerazzurri tidak lagi terkejar oleh para pesaing terdekatnya.

Dilansir dari Bola, kepastian titel scudetto ke-21 ini didapat melalui gol Marcus Thuram pada menit ke-45+1 dan Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-80. Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 82 angka, unggul jauh dari Napoli yang meraih 70 poin dan AC Milan dengan 69 poin saat kompetisi menyisakan tiga laga.

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tim setelah sempat mengalami masa sulit pada awal musim dan kegagalan di kompetisi musim lalu. Penyerang asal Argentina tersebut menjadi penyedia assist bagi gol kedua Inter yang dicetak oleh Mkhitaryan.

"Kami merasa sangat bahagia sekarang. Tidak mudah untuk memulai kembali setelah musim di mana kami kalah di semua kompetisi yang kami ikuti di akhir musim, tetapi saya sangat bahagia hari ini dengan pencapaian ini," tutur kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, dilansir Football Italia dari DAZN.

Perjalanan Inter menuju tangga juara sempat diwarnai catatan buruk berupa dua kekalahan dari tiga laga pembuka Serie A yang membuat posisi pelatih Cristian Chivu terancam. Selain itu, mereka juga sempat menelan dua kekalahan dalam laga derbi melawan AC Milan dan tersingkir prematur dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt.

"Ini adalah tujuan yang sangat penting bagi kami, mungkin banyak yang tidak menganggap kami sebagai favorit mengingat apa yang terjadi musim lalu, tetapi kami bekerja sangat keras di dalam dan di luar lapangan," ujar Lautaro.

Lautaro menekankan bahwa konsistensi di level domestik maupun Eropa merupakan kunci perkembangan klub dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan mencapai dua final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir menjadi bukti kemajuan signifikan tim asal Milan tersebut.

"Selama bertahun-tahun kami telah berprestasi dengan sangat baik di Italia dan Eropa, mencapai dua Final Liga Champions dalam tiga tahun. Kami harus terus melanjutkan jalan ini, karena hal terpenting setelah menang adalah terus berusaha untuk berprestasi lebih baik," ucap penyerang asal Argentina ini.

Ia juga menyoroti aspek kolektivitas dan persatuan para pemain sebagai faktor krusial di tengah persaingan liga yang sangat ketat musim ini. Fokus tim tetap terjaga meski menghadapi berbagai rintangan teknis di lapangan.

"Di liga yang seimbang seperti ini, kami berhasil tetap fokus sebagai sebuah tim, dan ini adalah hal paling luar biasa yang membuat saya terkesan, persatuan tim ini," kata Lautaro menambahkan.

Secara khusus, Lautaro memberikan apresiasi kepada Cristian Chivu yang mampu mengembalikan gairah tim setelah menggantikan Simone Inzaghi. Chivu dianggap berhasil menyuntikkan semangat baru setelah kekalahan telak 0-5 dari PSG di final Liga Champions tahun lalu.

"Pelatih telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membawa energi dan antusiasme baru, jadi setelah empat tahun yang hebat bersama Simone, mungkin kami membutuhkan perubahan suasana setelah Final Liga Champions itu. Chivu memastikan semua orang merasa terlibat dan bahkan bisa berlatih dengan senyum, itu sangat membantu," ujarnya menjelaskan.

Klasemen Papan Atas Liga Italia Pekan ke-35
PeringkatKlubPoin
1Inter Milan82
2Napoli70
3AC Milan69

Artikel terkait

Rekomendasi