Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengambil langkah tegas dengan menjemput paksa dua figur publik terkait kasus gas tertawa atau Whip Pink. Mereka adalah seorang influencer berinisial ZNM dan seorang YouTuber berinisial RV.
Tindakan penjemputan ini dilakukan pada Jumat, 29 Mei 2026, setelah keduanya dinilai tidak kooperatif. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa baik ZNM maupun RV telah mangkir sebanyak dua kali dari panggilan pemeriksaan resmi.
Kronologi Penjemputan Paksa
Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Zulkarnain Harahap, mengonfirmasi bahwa prosedur ini sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Surat perintah membawa paksa diterbitkan agar penyidik dapat segera mendapatkan keterangan dari kedua saksi tersebut.
"Dua kali dipanggil tidak datang dan Jumat, 29 Mei 2026, dikeluarkan surat perintah membawa untuk dihadapkan ke penyidik," ujar Zulkarnain Harahap menjelaskan situasi pemeriksaan.
Keterangan dari ZNM dan RV dianggap sangat krusial untuk mendalami kasus penyalahgunaan produk gas tertawa ini. Polisi berupaya membongkar seluruh jaringan distribusi serta penggunaan produk ilegal yang kini tengah menjadi sorotan tajam.
Awal Mula Kasus Whip Pink
Kasus ini mencuat ke publik setelah aparat berhasil menggerebek sebuah pabrik yang diduga menjadi pusat produksi dan distribusi Whip Pink. Dari hasil penggerebekan tersebut, penyidik mulai menelusuri alur peredaran hingga ke tangan konsumen.
Nama ZNM dan RV muncul dalam daftar pemeriksaan setelah polisi melakukan pendalaman terhadap data pembelian produk tersebut. Selain kedua figur publik ini, sejumlah saksi lain juga telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyelidikan.
Beberapa poin utama terkait perkembangan kasus penyalahgunaan gas tertawa ini:
- Identitas influencer ZNM dan YouTuber RV hingga kini belum diungkap secara lengkap oleh pihak kepolisian.
- Penjemputan paksa dilakukan karena kedua saksi dianggap menghambat proses penyidikan dengan tidak memenuhi panggilan.
- Polisi fokus menelusuri jalur distribusi ilegal dari pabrik yang telah digerebek sebelumnya.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap penyalahgunaan gas tertawa yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan.
Langkah tegas Bareskrim Polri ini menunjukkan komitmen serius dalam memberantas peredaran zat berbahaya yang dikemas secara ilegal. Proses hukum terus berjalan untuk memastikan semua pihak yang terlibat mendapatkan sanksi sesuai aturan.
Reaksi Netizen di Media Sosial
Informasi mengenai penangkapan ini seketika viral setelah diunggah kembali oleh akun gosip populer di Instagram. Hal ini memicu gelombang rasa penasaran netizen yang mencoba menebak identitas asli dari inisial tersebut.
Banyak warganet yang mulai memberikan petunjuk di kolom komentar mengenai sosok RV dan ZNM. Spekulasi terus berkembang di media sosial, meski pihak kepolisian tetap menjaga kerahasiaan identitas saksi selama proses penyidikan berlangsung.
Ringkasan informasi penjemputan saksi kasus Whip Pink:
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Identitas Saksi | Influencer ZNM dan YouTuber RV |
| Tanggal Penjemputan | 29 Mei 2026 |
| Alasan Tindakan | Mangkir dua kali dari panggilan pemeriksaan |
| Instansi Terkait | Dittipidnarkoba Bareskrim Polri |
Data di atas merangkum tindakan hukum yang diambil polisi dalam menangani kasus distribusi gas tertawa. Penyelidikan masih akan berlanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam jaringan ini.