Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Incar Juara Grup Uber Cup 2026

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Incar Juara Grup Uber Cup 2026
Foto: Ilustrasi Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Incar Juara Grup Uber Cup 2026.

Tim bulu tangkis putri Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Taiwan guna memperebutkan status juara Grup C Uber Cup 2026 pada Selasa (28/4/2026) pukul 15.00 WIB. Pertemuan ini menjadi krusial bagi kedua tim setelah sama-sama mencatatkan hasil positif selama fase penyisihan grup berlangsung.

Dilansir dari Detik Sport, skuad Merah Putih melaju ke laga penentu ini dengan modal kemenangan telak 5-0 atas Australia dan hasil unggul 3-2 saat menghadapi Kanada. Pelatih Kepala Tunggal Putri, Imam Tohari, telah memetakan kekuatan lawan yang dinilai memiliki kualitas pemain tunggal yang merata di setiap levelnya.

Berdasarkan data peringkat dunia, Taiwan diperkuat oleh Chiu Piu-Chian di peringkat 14, Lin Hsian Ti di posisi 18, dan Huang Yu-Hsun pada urutan 31 dunia. Sementara itu, Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani sebagai satu-satunya pemain di sepuluh besar dunia dengan menempati peringkat keenam.

Daftar pemain Indonesia lainnya di sektor tunggal mencakup Ni Kadek Dhinda pada peringkat 69 dan Ester Nurumi Tri Wardoyo yang berada di posisi 264 dunia pasca cedera. Meskipun terdapat selisih peringkat pada beberapa pemain, Imam Tohari tetap menunjukkan optimisme terhadap kesiapan anak asuhnya di lapangan.

"Taiwan punya tiga tunggal yang sangat merata. Komposisi mereka di tunggal pertama, kedua, dan ketiga tak ada yang jauh. Tapi saya yakin dengan Putri, Dhinda, Thalita, dan Ester, siapapun yang main dan diturunkan siap berjuang untuk menang melawan Taiwan. Menyumbangkan poin lah," kata Imam, Pelatih Kepala Tunggal Putri.

Strategi mental menjadi fokus utama sang pelatih dalam menghadapi tekanan pertandingan yang diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi. Penekanan pada aspek psikologis atlet menjadi poin penting yang disampaikan Imam menjelang pertandingan penentuan juara grup tersebut.

"Ya keberanian di lapangan," sebut Imam, Pelatih Kepala Tunggal Putri.

Instruksi khusus diberikan kepada Putri Kusuma Wardani dan rekan-rekannya agar tidak merasa gentar dengan komposisi tim lawan yang kuat. Keberanian dianggap sebagai faktor penentu agar permainan para atlet dapat berkembang secara maksimal saat bertanding.

"Jadi berani dulu nanti permainan itu akan terbawa dengan rasa keberanian itu," ucap Imam, Pelatih Kepala Tunggal Putri.

Artikel terkait

Rekomendasi