Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Foto: Ilustrasi Indonesia Ajukan Bidding Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengonfirmasi pengajuan Indonesia sebagai calon tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 kepada FIFA dalam Kongres ke-76 di Vancouver, Kanada, pada 30 April lalu. Langkah ini diambil guna memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga internasional.

Pemerintah dan federasi sepak bola nasional kini tengah menunggu pertimbangan lebih lanjut dari FIFA terkait permohonan tersebut. Pengajuan ini dilansir dari Suara sebagai bagian dari ambisi besar pengembangan olahraga futsal di tanah air.

Erick Thohir menekankan bahwa standar internasional harus menjadi acuan utama jika Indonesia ingin memenangkan proses pemilihan tersebut. Kesiapan dari sisi sarana pendukung dan manajemen organisasi menjadi poin krusial yang tidak bisa ditawar.

Selain faktor teknis, penataan profesionalisme dalam tubuh federasi menjadi perhatian utama mengingat durasi waktu persiapan yang dianggap cukup terbatas. Hal ini diperlukan agar penyelenggaraan dapat berjalan sesuai ekspektasi badan sepak bola dunia.

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap manuver yang dilakukan oleh PSSI di level global tersebut. Ia memandang status sebagai penyelenggara turnamen kelas dunia merupakan cita-cita besar seluruh elemen futsal nasional.

Indonesia memiliki modal kepercayaan diri setelah dinilai berhasil menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta. Dalam ajang tersebut, tim nasional Indonesia mencetak prestasi bersejarah dengan menembus babak final untuk pertama kalinya.

Skuat Garuda memberikan perlawanan sengit di partai puncak saat menghadapi tim kuat Iran dengan skor imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu. Meski akhirnya kalah 4-5 melalui drama adu penalti, performa tersebut menjadi bukti peningkatan kualitas pemain lokal.

PSSI memproyeksikan momentum keberhasilan penyelenggaraan dan prestasi teknis di Piala Asia 2026 sebagai basis data kuat untuk meyakinkan FIFA dalam proses bidding mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi