Indomobil Group melalui PT Indomobil National Motor bersiap merakit secara lokal mobil listrik asal China, Leapmotor, di fasilitas produksi mereka di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini menjadi penanda masuknya merek tersebut ke pasar Indonesia melalui sistem Completely Knocked Down (CKD).
Kepastian mengenai manufaktur lokal ini dilakukan sebelum Leapmotor memulai debut resminya pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Sebagaimana dilansir dari Detik Oto, produsen yang telah berusia satu dekade tersebut tidak memilih jalur impor utuh untuk memulai bisnisnya di Tanah Air.
"Kita langsung jualan. Kita juga lagi prepare pabrik kita, sekarang lagi tahap uji coba, jadi waktu GIIAS 2026, kita sudah bisa produksi lokal dan suplai ke kustomer. Kita langsung CKD di pabrik Purwakarta," ujar CEO PT Indomobil National Motor, Tan Kim Piauw di Senayan, Jakarta Pusat.
Penyiapan fasilitas pabrik di Purwakarta saat ini tengah memasuki fase pengetesan guna memastikan proses produksi berjalan lancar saat peluncuran nanti. Model pertama yang dipastikan mengisi lini produksi lokal tersebut adalah Leapmotor B10.
"Karena mobil ini secara konfigurasi sudah pakai setir kanan dan sudah dipasarkan di berbagai negara di dunia, mulai dari Eropa, Australia, Amerika Latin dan negara-negara di Asia. Mobil ini sudah berstatus produk global," ungkap Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Motor.
Pemilihan model B10 didasari oleh statusnya sebagai produk global yang sudah mengadopsi konfigurasi setir kanan untuk berbagai pasar internasional. Di negara asalnya, SUV listrik kompak ini dipasarkan dengan harga mulai dari 99.800 yuan atau setara Rp 250 jutaan dengan dua pilihan kapasitas baterai.
Varian baterai di China mencakup kapasitas 56,2 kWh dengan jarak tempuh 510 km dan 67,1 kWh yang mampu menjangkau 600 km. Namun, untuk pasar Indonesia, kabarnya hanya akan tersedia satu pilihan varian baterai saat peluncuran perdana.
"Kemudian kita juga berencana membawa model lain. Tapi yang kita sudah sepakat dengan prinsipal, sudah clear adalah B10, kalau model lain masih finalisasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa deal, sehingga kita bisa bawa lebih dari satu model di GIIAS 2026," kata Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Motor.
Pihak Indomobil Group saat ini masih melakukan komunikasi intensif dengan prinsipal Leapmotor untuk menambah jumlah model yang akan dibawa. Langkah finalisasi model tambahan diharapkan selesai sebelum pelaksanaan pameran GIIAS 2026 dimulai.