Indomobil Group Perkuat Penetrasi Mobil Listrik China di Indonesia

Indomobil Group Perkuat Penetrasi Mobil Listrik China di Indonesia
Foto: Ilustrasi Indomobil Group Perkuat Penetrasi Mobil Listrik China di Indonesia.

Indomobil Group memperkuat langkah ekspansi dengan mendatangkan berbagai merek otomotif asal China ke Indonesia untuk mengoptimalkan potensi pasar kendaraan listrik yang terus tumbuh. Strategi ini didukung oleh kesiapan infrastruktur distribusi serta arah kebijakan pemerintah mengenai elektrifikasi nasional.

Perusahaan melalui PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) juga telah memperkuat basis produksi lokal. Dilansir dari Otomotif, pembangunan fasilitas pabrik perakitan khusus kendaraan listrik (EV) di bawah PT National Assemblers yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, resmi selesai pada Selasa (10/6/2025).

Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menjelaskan bahwa kesiapan internal menjadi pondasi utama dalam menjalin kemitraan strategis dengan prinsipal global. Pengalaman panjang dalam sektor distribusi otomotif dinilai menjadi nilai tawar yang tinggi bagi perusahaan.

"Pertama, Indomobil kan salah satu perusahaan termuka otomotif dan sangat siap secara distribusi. Kami punya experience yang bagus," ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor pada Senin (5/5/2026).

Kesiapan tersebut ditopang oleh ekosistem penunjang yang mencakup layanan pembiayaan, jasa rental, hingga penyediaan suku cadang secara terintegrasi. Hal ini membuat Indomobil dipandang sebagai mitra ideal bagi pabrikan internasional yang ingin memasuki pasar domestik.

"Kemudian secara ekosistem Indomobil itu juga didukung dengan berbagai perusahaan otomotif yang berhubungan otomotif yang sangat komplit," kata Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Salah satu pencapaian nyata dari kolaborasi ini adalah langkah Changan Indonesia yang mulai mendistribusikan unit perdana kepada para pelanggan. Kehadiran merek-merek baru ini merupakan respon terhadap pergeseran tren konsumen yang mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

"Jadi pengalaman dan ekosistem yang ada di mobil ini membuat rekan-rekan kita dari principal, mereka melirik kami bahwa ini cocok untuk dipakai menjadi partner ya," ujar Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Faktor eksternal seperti visi pemerintah dalam membangun ekosistem elektrifikasi turut menjadi pendorong utama. Indomobil berupaya menyelaraskan strategi bisnisnya dengan target nasional untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di tanah air.

"Ada peluang bahwa masyarakat Indonesia, tren mobil EV-nya makin meningkat. Lalu pemerintah sendiri, kita harus tahu bahwa pemerintah punya target atau punya niat untuk membangun elektrifikasi di Indonesia," kata Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Tan menegaskan bahwa momentum kebijakan pemerintah merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan. Perusahaan melihat adanya keselarasan antara visi korporasi dan regulasi negara dalam menciptakan transportasi masa depan.

"Jadi, Indomobil melihat bahwa pemerintah satu sisi punya satu visi membangun elektrifikasi Indonesia. Kenapa kita enggak manfaatkan kesempatan ini," ucap Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Pabrikan asal Tiongkok dipilih karena keunggulannya dalam teknologi dan kompetisi harga pada segmen kendaraan listrik. Saat ini, Indomobil telah memasarkan merek seperti GAC Aion, Great Wall Motors, Maxus, dan Changan, dengan rencana menyusulnya Leapmotor serta Hongqi.

"Nah, yang punya mobil EV sangat bagus kan dari China. Jadi itu yang kami lihat kombinasi antara reputasi Indomobil, lalu kebijaksanaan pemerintah ke elektrifikasi, lalu opportunity di pasar. Sehingga kami ya memasarkan berbagai merek-merek yang ada di sana," kata Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor.

Artikel terkait

Rekomendasi