IHSG Melemah ke Level 7.072 pada 28 April 2026 Akibat Net Sell Asing

IHSG Melemah ke Level 7.072 pada 28 April 2026 Akibat Net Sell Asing
Foto: Ilustrasi IHSG Melemah ke Level 7.072 pada 28 April 2026 Akibat Net Sell Asing.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa, 28 April 2026. Dilansir dari Money, indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut terkoreksi sebesar 34,128 poin.

Penurunan sebesar 0,48 persen ini membawa IHSG mendarat di posisi 7.072,392. Kondisi ini dipicu oleh dominasi aksi jual bersih atau net sell yang dilakukan oleh investor asing dalam jumlah besar.

Data dari otoritas bursa menunjukkan bahwa pemodal mancanegara membukukan jual bersih senilai Rp 2,35 triliun di seluruh pasar. Tekanan jual di pasar reguler menyentuh Rp 1,24 triliun.

Sementara itu, transaksi di pasar tunai dan negosiasi mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 1,10 triliun. Fokus pelepasan aset oleh asing terutama menyasar saham-saham blue chip di sektor perbankan.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menempati urutan pertama saham yang paling banyak dilepas dengan nilai mencapai Rp 351 miliar. Di posisi berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net sell Rp 170 miliar.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga mengalami tekanan jual senilai Rp 137 miliar. Selain sektor finansial, investor asing melego saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sebesar Rp 117 miliar.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut menjadi sasaran aksi jual dengan nilai Rp 61 miliar. Meski dibayangi tekanan pasar, sejumlah saham perbankan besar sebenarnya masih mampu menguat secara terbatas.

Saham BMRI berakhir di level 4.430 atau naik 0,68 persen setelah berfluktuasi di rentang Rp 4.360 hingga Rp 4.470. Saham BBCA juga menguat tipis 0,42 persen ke posisi Rp 6.000 dengan pergerakan konsolidatif.

Kenaikan tipis 0,66 persen dialami saham BBRI yang bertengger di level Rp 3.070. Namun, nasib berbeda dialami sektor komoditas yang tetap menunjukkan tren penurunan hingga bel penutupan dibunyikan.

Kinerja Saham Komoditas dan Akumulasi Asing

Penurunan tajam terlihat pada saham ANTM yang melemah 1,94 persen menuju angka Rp 4.040. Saham CUAN juga terdepresiasi 2,28 persen dan berakhir di area Rp 1.285 pada perdagangan hari ini.

Di tengah gelombang jual bersih, beberapa emiten energi dan komoditas justru terpantau mulai diakumulasi kembali oleh investor asing secara selektif.

Daftar Saham dengan Aksi Beli Bersih (Net Buy) Asing 28 April 2026
Nama EmitenKode SahamNilai Net Buy
Vale Indonesia TbkINCORp 54 Miliar
Bank Negara Indonesia (Persero) TbkBBNIRp 34 Miliar
Elnusa TbkELSARp 31 Miliar
Indo Tambangraya Megah TbkITMGRp 28 Miliar
Indah Kiat Pulp & Paper TbkINKPRp 18 Miliar

Aktivitas akumulasi ini menunjukkan adanya minat yang masih bertahan pada sektor tertentu meskipun indeks secara keseluruhan sedang berada di zona merah.

Artikel terkait

Rekomendasi