IHSG Melejit 0,93 Persen Sesi I, Saham TALF Sentuh Batas ARA

IHSG Melejit 0,93 Persen Sesi I, Saham TALF Sentuh Batas ARA
Foto: Ilustrasi IHSG Melejit 0,93 Persen Sesi I, Saham TALF Sentuh Batas ARA.

Laju Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG) menguat signifikan sebesar 57,3 poin atau 0,93 persen ke posisi 6.219,34 pada penutupan perdagangan sesi I. Seperti dikutip dari Investor Daily, pergerakan indeks bergerak fluktuatif pada rentang 6.124 hingga 6.239.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan mencapai 16,99 miliar lembar saham. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 9,26 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.267.010 kali transaksi.

Arah pasar didominasi oleh penguatan dengan 511 saham bergerak naik, sementara 204 saham mengalami penurunan, dan 99 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan. Kenaikan ini juga diikuti oleh saham-saham blue chip dalam indeks LQ45 yang melonjak sebesar 1,88 persen.

Sektor transportasi menjadi motor utama penguatan pasar setelah meroket sebesar 4,19 persen. Penguatan ini diikuti sektor barang konsumsi non-primer sebesar 1,99 persen, sektor properti 1,24 persen, sektor keuangan 1,06 persen, dan sektor infrastruktur sebesar 0,96 persen.

Kondisi positif ini sejalan dengan mayoritas bursa di Asia yang bergerak di zona hijau. Indeks Straits Times Singapura naik 0,2 persen, Nikkei Jepang melonjak 3,1 persen, dan Shanghai China menguat 0,58 persen, sedangkan pasar Hang Seng Hong Kong sedang libur.

Di tengah penguatan indeks, lima saham mencatatkan lonjakan harga yang signifikan antara 18 persen hingga 26 persen. Saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) memimpin setelah menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dengan kenaikan 25 persen ke harga Rp 975.

Lonjakan ini juga dibukukan oleh PT Jasa Berdikari Logistics (LAJU) yang melejit 26,67 persen menjadi Rp 76. Selanjutnya, PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) meningkat 22,41 persen ke posisi Rp 142.

Dua emiten lain yang masuk daftar ini adalah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang naik 19,84 persen ke Rp 755, serta PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) dengan kenaikan 18,9 persen menjadi Rp 390.

Sebaliknya, terdapat tiga saham yang merosot tajam hingga terkena batas auto rejection bawah (ARB). Saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) anjlok 15 persen ke level Rp 119.

Pelemahan ini juga dialami PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang jatuh sebesar 14,58 persen ke harga Rp 246. Sementara itu, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) ambles 14,12 persen menjadi Rp 1.460.

Artikel terkait

Rekomendasi