IHSG Anjlok ke Level 6.900 pada Penutupan Sesi I Kamis

IHSG Anjlok ke Level 6.900 pada Penutupan Sesi I Kamis
Foto: Ilustrasi IHSG Anjlok ke Level 6.900 pada Penutupan Sesi I Kamis.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga kembali ke level 6.900-an pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (30/4). Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini.

Dilansir dari Detik Finance, data RTI Business menunjukkan IHSG merosot 2,46 persen atau berada di posisi 6.926,54. Padahal, saat pembukaan pasar, indeks sempat menyentuh level 7.103,25 dan mencapai titik tertinggi harian di level 7.109,00.

Aktivitas perdagangan hingga tengah hari mencatatkan volume sebanyak 23,46 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,27 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.554.668 kali dengan dominasi 618 saham yang melemah.

Laporan yang sama menyebutkan hanya 95 saham yang berhasil menguat, sementara 98 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan. Penurunan ini dipicu oleh rontoknya harga saham-saham milik sejumlah konglomerat besar di Indonesia.

Saham di bawah naungan Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang terdampak, di mana PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) turun 3,18 persen ke harga Rp 1.065. Penurunan lebih dalam dialami PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang terkoreksi 5,71 persen ke posisi Rp 4.460.

Kondisi serupa terjadi pada emiten Sinar Mas Grup, yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang anjlok 10,17 persen menjadi Rp 1.545 per saham. Sektor mobilitas juga tertekan melalui saham Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), yang melemah 6,63 persen ke level Rp 845.

Artikel terkait

Rekomendasi