IHSG 21 Mei 2026 Dibuka Rebound 47 Poin ke Level 6.366

IHSG 21 Mei 2026 Dibuka Rebound 47 Poin ke Level 6.366
Foto: Ilustrasi IHSG 21 Mei 2026 Dibuka Rebound 47 Poin ke Level 6.366.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan hari Kamis, 21 Mei 2026. Seperti dilansir dari Investortrust, indeks terpantau berbalik arah dengan kenaikan mencapai 47,98 poin atau sekitar 0,76 persen ke posisi 6.366.

Pergerakan positif di pasar modal domestik ini terjadi seiring dengan tren penguatan yang melanda bursa saham secara global. Hampir seluruh sektor saham memberikan dorongan besar pada lonjakan indeks di awal perdagangan.

Sektor-sektor penyokong tersebut meliputi material dasar, energi, infrastruktur, keuangan, properti, hingga teknologi. Di sisi lain, saham di sektor transportasi terpantau mengalami koreksi tipis.

Beberapa saham mencatatkan lompatan harga yang cukup signifikan pada pagi ini. Saham FITT melesat 24,60 persen ke level Rp 466, diikuti SOTS yang melonjak 23,57 persen menjadi Rp 865, serta INTD yang menguat 20,28 persen ke posisi Rp 344. Namun, saham TPIA masih melemah dengan penurunan melebihi 8 persen.

Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG sempat ditutup merosot tajam sebesar 52,18 poin atau 0,82 persen ke level 6.318. Ketika indeks tertekan, investor asing justru membukukan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp 249,17 miliar di seluruh pasar.

Aksi beli bersih investor asing paling banyak menyasar saham VKTR dengan nilai Rp 262,35 milar. Selanjutnya, saham BUMI mencatatkan net buy Rp 223,43 miliar dan saham BMRI mencapai Rp 217,73 miliar.

Pelemahan indeks pada hari Rabu dipicu oleh kejatuhan massal di seluruh sektor. Sektor material dasar anjlok hingga 4,67 persen, sektor transportasi merosot 4,22 persen, energi melemah 2,65 persen, consumer primer turun 2,06 persen, dan sektor teknologi tergerus 1,38 persen. Sebaliknya, hanya sektor keuangan dan infrastruktur yang mampu bertahan di zona hijau.

Koreksi IHSG kemarin terutama disebabkan oleh tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar milik Prajogo Pangestu. Saham TPIA tercatat anjlok 14,74 persen, BREN merosot 7,62 persen, BRPT turun 10,18 persen, DSSA jatuh 5,33 persen, CUAN melemah 9,23 persen, dan AMMN melorot sebesar 6,31 persen.

Meskipun demikian, ada beberapa saham yang bergerak melawan arus dengan mencetak kenaikan harga yang pesat kemarin. Saham LCKM memimpin dengan kenaikan 29,33 persen ke posisi Rp 194, disusul APIC yang naik 24,81 persen menjadi Rp 1.610.

Selain itu, saham INTD juga terangkat sebesar 24,35 persen menuju level Rp 286. Kenaikan serupa juga dialami oleh saham MORA yang melonjak 19,75 persen ke Rp 7.125 serta saham ZONE yang menguat 18,82 persen menjadi Rp 404.

Artikel terkait

Rekomendasi