Umat Islam diperbolehkan menyimpan daging kurban melebihi hari tasyrik atau lebih dari tiga hari setelah penyembelihan. Ketentuan ini didasarkan pada perubahan kebijakan yang pernah ditetapkan oleh Rasulullah SAW bagi para sahabatnya.
Dilansir dari Suara, Rasulullah SAW mencabut larangan penyimpanan daging kurban dalam jangka panjang. Larangan sebelumnya ternyata berkaitan dengan kondisi masyarakat yang saat itu tengah mengalami kesulitan pangan atau paceklik.
Hukum mengenai kebolehan ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dalam riwayat tersebut, Rasulullah SAW memberikan instruksi baru kepada para sahabat mengenai pengelolaan daging kurban.
"(Adapun sekarang), makanlah sebagian, sebagian lagi berikan kepada orang lain dan sebagian lagi simpanlah. Pada tahun lalu masyarakat sedang mengalami paceklik, sehingga aku berkeinginan supaya kalian membantu mereka dalam hal itu" (HR Bukhari).
Berdasarkan landasan tersebut, para ulama fiqih memutuskan bahwa mengawetkan daging kurban tidak dilarang. Namun, terdapat anjuran proporsi pembagian agar nilai ibadah dan sosial tetap terjaga.
Ulama menganjurkan agar bagian yang disimpan untuk konsumsi keluarga maksimal adalah sepertiga dari total daging kurban. Sementara itu, dua pertiga sisanya lebih utama dibagikan kepada orang lain sebagai sedekah.
Selain aspek hukum, teknis penyimpanan sangat menentukan kualitas daging. Daging kurban sebaiknya segera diproses karena hanya mampu bertahan sekitar 4 hingga 6 jam jika diletakkan pada suhu ruangan.
Penyimpanan di dalam kulkas dengan suhu 0-4 derajat Celsius dapat menjaga daging mentah tetap baik selama 1-2 hari. Jika sudah dimasak, daging tersebut bisa bertahan antara 3 hingga 4 hari di dalam lemari es.
Untuk penyimpanan jangka panjang, penggunaan freezer dengan suhu -18 derajat Celsius sangat disarankan. Daging mentah dalam kondisi beku dapat bertahan selama 6 hingga 12 bulan tergantung jenisnya.
Daging sapi cenderung memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan daging kambing di dalam freezer. Pastikan daging dikemas rapat menggunakan plastik kedap udara atau wadah food grade dan diberi label tanggal.
Beberapa tips agar kesegaran terjaga antara lain memotong daging sesuai porsi kebutuhan sekali masak. Disarankan juga untuk tidak mencuci daging sebelum dimasukkan ke dalam tempat penyimpanan agar tidak cepat busuk.
Daging harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke freezer. Hindari melakukan pembekuan ulang pada daging yang sudah dicairkan karena dapat menurunkan kualitas dan memicu pertumbuhan bakteri.
Prioritas utama ibadah kurban adalah mendekatkan diri kepada Allah dan berbagi dengan sesama, terutama fakir miskin. Pemilik kurban harus memastikan daging tidak menjadi mubazir atau terbuang sia-sia akibat penyimpanan yang salah.