Produsen teknologi asal China, Honor, secara resmi memperkenalkan ponsel pintar terbarunya, Honor Play 80 Plus, sebagai pelengkap seri terdahulu yang rilis April lalu. Perangkat ini mengandalkan kapasitas daya jumbo sebagai fitur unggulan untuk menyasar pengguna dengan mobilitas tinggi di pasar domestik Tiongkok.
Kapasitas baterai yang disematkan mencapai 7.500 mAh, menjadikannya salah satu daya tarik utama dibandingkan model Play 80 dan Play 80 Pro. Dilansir dari Tekno, besaran daya tersebut diklaim mampu mendukung aktivitas menonton video durasi pendek hingga 20 jam tanpa henti.
Selain daya tahan untuk konten video, perusahaan juga menyatakan bahwa ponsel ini dapat menunjang panggilan video atau video call hingga durasi 14 jam. Pengisian daya didukung teknologi pengisian cepat 45 watt melalui porta USB-C yang juga memiliki fungsi pengisian balik atau reverse charging.
Pihak produsen memberikan jaminan terhadap ketahanan jangka panjang komponen daya pada perangkat baru tersebut. Honor mengeklaim performa baterai Honor Play 80 Plus akan tetap berada di kisaran 80 persen meski sudah dipakai selama sekitar 6 tahun.
Pada sektor tampilan, Honor Play 80 Plus menggunakan panel TFT LCD berukuran 6,61 inci dengan resolusi HD Plus. Layar ini sudah mendukung kecepatan refresh rate 120 Hz serta memiliki tingkat kecerahan maksimal mencapai 1.010 nits untuk penggunaan di bawah sinar matahari.
Dapur pacu ponsel ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 4 Gen 4 yang dipadukan dengan opsi RAM 6 GB atau 8 GB. Ruang penyimpanan internal tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yakni 128 GB dan 256 GB, guna menyimpan berbagai dokumen dan aplikasi pengguna.
Sektor fotografi mengandalkan kamera utama di bagian belakang beresolusi 13 MP dengan bukaan lensa f/1.8 yang mendukung perekaman video kualitas 1080p. Sementara itu, kebutuhan swafoto dipenuhi oleh kamera depan beresolusi 5 MP yang diletakkan pada desain punch hole.
Ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka MagicOS 10 serta dilengkapi fitur ketahanan air dan debu bersertifikasi IP64. Terdapat pula tombol fisik khusus untuk akses cepat ke fitur kecerdasan buatan (AI) atau asisten virtual.
Di pasar China, perangkat ini hadir dalam varian warna biru laut, hitam, dan emas dengan harga mulai 1.699 yuan atau sekitar Rp 4,3 juta untuk model terendah. Hingga saat ini, belum terdapat kepastian mengenai rencana peluncuran unit tersebut untuk pasar Indonesia.