Honda Super-One Versi Mugen Siap Meluncur di Pasar Global

Honda Super-One Versi Mugen Siap Meluncur di Pasar Global
Foto: Ilustrasi Honda Super-One Versi Mugen Siap Meluncur di Pasar Global.

Honda memperkenalkan Super-One sebagai mobil listrik bergaya retro yang terinspirasi dari City Turbo II melalui sentuhan modifikasi agresif dari tuner asal Jepang, Mugen. Model ini dijadwalkan mulai dipasarkan di Jepang pada akhir Mei 2026 sebelum merambah pasar global lainnya seperti Inggris dan Australia.

Sentuhan Mugen memberikan transformasi signifikan pada eksterior, interior, hingga sistem kaki-kaki, sebagaimana dilansir dari Otomotif pada Sabtu (18/4/2026). Bagian luar kendaraan kini dilengkapi chin spoiler hitam, kap mesin berventilasi, fender lebih lebar, serta pelek forged aluminium berukuran 16 inci.

Komponen teknis juga mendapat pembaruan melalui penggunaan Performance Dampers hasil kolaborasi dengan Yamaha untuk meningkatkan stabilitas berkendara. Meskipun sasis dibuat lebih agresif, sektor penggerak tetap mengandalkan satu motor listrik bertenaga 94 hp dalam mode Boost tanpa ada perubahan spesifikasi mesin.

Di dalam kabin, nuansa balap diperkuat dengan penyematan jok semi-bucket Recaro serta berbagai aksesori bermerek Mugen pada trim pintu dan lingkar kemudi. Pengalaman berkendara juga didukung fitur Active Sound Control yang menghasilkan suara mesin buatan melalui sistem speaker internal.

Rencana kehadiran model ini di Indonesia semakin kuat menyusul beredarnya foto unit berkamuflase yang sedang melakukan uji jalan di tanah air. President Director PT Honda Prospect Motor, Shugo Watanabe memberikan penjelasan mengenai kemunculan mobil listrik tersebut di jalanan lokal.

"Teman-teman mungkin sudah lihat spyshoot dari mobil yang berkamuflase itu yang di tes jalan Indonesia. Intinya kalau kita tidak ada rencana konkret tentunya kita tidak akan melakukan testing di Indonesia," kata Watanabe.

Pengetesan ini merupakan bagian dari prosedur standar Honda sebelum mengambil keputusan final terkait pemasaran produk di pasar domestik. Evaluasi dilakukan untuk melihat kesesuaian performa kendaraan dengan karakteristik penggunaan jalan raya di wilayah Indonesia.

"Tes ini bagian dari tes global di berbagai negara, tujuannya pengecekan final. Penggunaan mobil ini di jalanan indonesia, penggunaannya seperti apa. Dalam jangka waktu tidak terlalu lama lagi mungkin akan kita putuskan rencana mobil ini di Indonesia," kata dia.

Hingga saat ini, pihak Mugen belum merilis rincian harga untuk paket modifikasi tersebut karena masih dalam tahap pengembangan akhir. Selain pasar Asia, Honda Super-One diproyeksikan akan mengisi segmen mobil listrik di wilayah Eropa dan Selandia Baru.

Artikel terkait

Rekomendasi