Honda Luncurkan Skutik Dunk 50cc dengan Konsumsi BBM Irit

Honda Luncurkan Skutik Dunk 50cc dengan Konsumsi BBM Irit
Foto: Ilustrasi Honda Luncurkan Skutik Dunk 50cc dengan Konsumsi BBM Irit.

Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, resmi memperkenalkan pembaruan untuk model skutik mungil Honda Dunk bagi pasar domestik di negara tersebut. Motor ini mengusung konsep minimalis namun futuristis dengan keunggulan utama pada efisiensi bahan bakar yang diklaim sangat tinggi.

Peluncuran unit ini menjadi sorotan karena desain uniknya yang memadukan garis tajam dengan dimensi kompak. Berdasarkan laporan dari Greatbiker pada Rabu (29/4), produk terbaru dari Honda ini dipasarkan dengan harga mencapai 229.900 yen atau setara dengan Rp 24 jutaan untuk konsumen di Jepang.

Data spesifikasi teknis menunjukkan bahwa Honda Dunk memiliki panjang 1.675 mm, lebar 700 mm, dan tinggi 1.040 mm. Kendaraan ini dirancang ergonomis untuk mobilitas perkotaan dengan tinggi jok rendah mencapai 730 mm serta jarak sumbu roda sepanjang 1.180 mm.

Sebagaimana dilansir dari Detik Oto, sektor dapur pacu menjadi daya tarik utama karena menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 50cc dengan sistem pendingin cairan. Konfigurasi tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 4,5 dk dan torsi puncak 4,1 Nm untuk mendukung penggunaan harian.

Efisiensi bahan bakar motor ini tercatat mencapai 75,3 km/liter berdasarkan pengujian pabrikan. Dengan kapasitas tangki bensin sebesar 4,5 liter, Honda Dunk secara teoretis mampu menempuh jarak hingga 338 kilometer dalam kondisi tangki terisi penuh oleh pengendara.

Fitur pendukung yang disematkan mencakup sistem pencahayaan LED penuh serta panel instrumen semi digital yang diletakkan pada setang model naked. Selain itu, Honda melengkapi skutik ini dengan soket pengisian daya ponsel, Idling Stop System (ISS), dan ruang bagasi yang luas di kelasnya.

Varian warna yang tersedia untuk pasar domestik Jepang terdiri dari tiga pilihan, yakni hitam, abu-abu, dan biru. Hingga saat ini, model Honda Dunk difokuskan untuk memenuhi kebutuhan transportasi praktis bagi masyarakat di wilayah perkotaan Jepang.

Artikel terkait

Rekomendasi