Hendra Setiawan Perkuat Tim Thomas Indonesia 2026 sebagai Pelatih

Hendra Setiawan Perkuat Tim Thomas Indonesia 2026 sebagai Pelatih
Foto: Ilustrasi Hendra Setiawan Perkuat Tim Thomas Indonesia 2026 sebagai Pelatih.

Legenda bulutangkis Hendra Setiawan resmi bergabung dalam jajaran kepelatihan tim Thomas Cup Indonesia 2026 yang dijadwalkan bertanding di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei mendatang. Kehadiran peraih medali emas Olimpiade ini dikonfirmasi setelah tim bertolak dari Jakarta pada Kamis (16/4/2026) malam untuk menjalani proses aklimatisasi.

Dilansir dari Detik Sport, Hendra Setiawan yang selama ini menjadi pilar utama di sektor ganda putra kini mengemban tanggung jawab baru. Nama atlet senior tersebut masuk dalam daftar ofisial untuk mendampingi para pemain Indonesia dalam perebutan trofi supremasi bulutangkis beregu putra dunia tersebut.

Mantan kapten tim Indonesia ini mengakui adanya perbedaan signifikan antara memikul tanggung jawab sebagai atlet di lapangan dengan peran sebagai juru taktik di kursi pelatih. Hendra mulai berkoordinasi dengan tim pelatih lainnya untuk menyusun strategi komposisi pemain.

"Rasanya mungkin lebih susah kali ya, jadi pelatih kan harus nentuin nih. Kemarin sudah ngobrol dengan koh Anton, memetakan nanti siapa yang lawan ini, siapa yang turun. Kalau saat jadi pemain kan langsung saja siap main, ya main," ungkap Hendra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/4/2026).

Tugas baru ini menuntut Hendra untuk melakukan analisis mendalam terhadap kesiapan fisik dan mental anak asuhnya. Ia harus mempertimbangkan berbagai variabel teknis sebelum menentukan siapa yang layak diturunkan dalam setiap pertandingan babak grup maupun fase gugur.

"Kalau ini kan harus lihat kondisi pemainnya juga, terus lawannya siapa, susahnya di situ," lanjut Hendra.

Masuknya Hendra ke dalam jajaran kepelatihan merupakan hal yang tidak diprediksi sebelumnya oleh sang pemain. Kendati demikian, ia menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Merah Putih dalam kapasitas yang berbeda.

"Enggak kepikiran sih sebenarnya tapi ini panggilan jadi saya harus siap," kata Hendra.

Kesempatan ini juga dipandang sebagai batu loncatan penting dalam karier profesionalnya setelah memutuskan untuk mulai transisi ke dunia kepelatihan. Hendra tercatat pernah membawa Indonesia menjuarai ajang ini pada tahun 2020 lalu.

"Ini juga buat pengalaman saya sebagai pelatih," ujar Hendra.

Fokus utama Hendra saat ini adalah memotivasi skuad putra Indonesia yang terdiri dari kombinasi atlet senior dan junior agar memiliki mentalitas juara yang kuat. Ia menekankan bahwa dalam turnamen beregu, setiap poin individu sangat krusial bagi kemenangan tim secara keseluruhan.

"Pasti daya juangnya harus lebih lagi karena main tim hasil kita akan berpengaruh juga untuk lainnya," pesan Hendra.

Hendra juga mengingatkan para pemain agar tetap tenang dan tidak terbebani oleh ekspektasi besar selama bertanding di Denmark. Konsentrasi penuh pada setiap partai yang dijalani menjadi kunci utama keberhasilan di turnamen bergengsi tersebut.

"Tapi yang terpenting bagaimana lebih ke fokusnya masing-masing mereka," ucap Hendra.

Artikel terkait

Rekomendasi