Hasil Moto3 Italia 2026: Aksi Mengejutkan Veda Ega Pratama, Finis ke-8 Usai Tercecer

Hasil Moto3 Italia 2026: Aksi Mengejutkan Veda Ega Pratama, Finis ke-8 Usai Tercecer
Foto: Hasil Moto3 Italia 2026: Aksi Mengejutkan Veda Ega Pratama, Finis ke-8 Usai Tercecer. (Illustration by Pexels)

Veda Ega Pratama menunjukkan performa luar biasa dalam ajang balap Moto3 Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Minggu, 31 Mei 2026. Pembalap muda yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia ini harus melewati perjuangan yang penuh dinamika sepanjang perlombaan.

Meski sempat mengalami pasang surut posisi yang sangat tajam, Veda berhasil mengakhiri balapan dengan menempati urutan kedelapan. Perjalanan balapnya kali ini digambarkan layaknya wahana roller coaster karena posisi yang sempat merosot jauh sebelum akhirnya bangkit kembali.

Awal Perlombaan dan Penurunan Posisi

Pada sesi awal balapan, Veda Ega Pratama menunjukkan potensi besar dengan melakukan start yang cukup impresif. Walaupun mengawali balapan dari grid ke-13, ia tidak butuh waktu lama untuk memacu motornya hingga berhasil merangsek ke posisi keenam.

Sayangnya, momentum positif tersebut tidak bertahan lama akibat persaingan yang sangat ketat di lintasan Mugello. Memasuki putaran kedua, posisi Veda mulai tergeser setelah dilewati oleh beberapa pembalap pesaingnya.

Beberapa pembalap yang sempat mendahului Veda pada lap awal antara lain:

  • Marco Morelli yang tampil agresif sejak awal.
  • David Munoz yang terus memberikan tekanan di tikungan.
  • Alvaro Carpe yang berhasil mengambil celah saat Veda kehilangan ritme.

Setelah disalip oleh ketiga pembalap tersebut, posisi Veda terus merosot hingga ia berada di urutan ke-11. Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi pembalap asal Indonesia tersebut untuk mempertahankan peluang meraih poin besar.

Situasi bahkan sempat memburuk pada dua putaran berikutnya ketika Veda kehilangan kendali atas grup tengah. Posisinya sempat terjun bebas ke urutan ke-16, yang berarti ia berada tiga tingkat lebih rendah dibandingkan posisi awalnya saat start.

Daftar pembalap yang bersaing sengit di barisan terdepan selama Veda tercecer:

Nama Pembalap Status Persaingan
Maximo Quiles Perebutan Posisi Pertama
Alvaro Carpe Podium Utama
Brian Uriarte Grup Terdepan
Adrian Fernandez Grup Terdepan
Hakim Danish Grup Terdepan
Joel Kelso Grup Terdepan

Tabel di atas menunjukkan betapa kompetitifnya persaingan di grup depan saat Veda sedang berjuang keras di barisan belakang. Mereka saling berganti posisi demi mengamankan podium tertinggi di GP Italia tersebut.

Momen Kebangkitan di Putaran Terakhir

Veda Ega Pratama tidak menyerah begitu saja meskipun posisinya sempat tidak mengalami banyak perubahan hingga memasuki lap kesembilan. Ia sempat merangkak naik ke urutan 12, namun kembali lagi terlempar ke posisi 14 karena tekanan lawan.

Titik balik perjuangan pembalap asal Gunungkidul ini baru terlihat nyata saat balapan menyisakan tujuh putaran lagi. Memasuki lap ke-12, Veda menunjukkan akselerasi yang luar biasa dan berhasil melesat ke posisi sembilan.

Kecepatan motor Honda miliknya terus meningkat di putaran-putaran selanjutnya hingga ia sukses menembus urutan keenam. Kerja keras ini membawa Veda kembali ke persaingan grup elit yang memperebutkan posisi lima besar.

Pada empat putaran terakhir, Veda terlibat duel sengit dengan sejumlah pembalap di depannya, termasuk rival kuat asal Malaysia, Hakim Danish. Persaingan antara dua pembalap Asia ini menjadi salah satu tontonan menarik di penghujung balapan.

Pembalap dengan nomor motor 9 tersebut bahkan sempat menunjukkan kelasnya dengan menyalip Danish untuk menduduki posisi keempat. Namun, dinamika di lap terakhir yang sangat krusial membuat susunan pembalap kembali berubah dengan cepat.

Pada akhirnya, Veda Ega Pratama harus puas menyentuh garis finis di posisi kedelapan setelah berjuang habis-habisan. Hasil ini tetap dipandang positif mengingat ia sempat terlempar jauh dari zona sepuluh besar di pertengahan lomba.

Podium utama Moto3 Italia 2026 sendiri berhasil diraih oleh Brian Uriarte yang tampil konsisten sepanjang balapan. Di posisi kedua ditempati oleh Alvaro Carpe, sementara Hakim Danish sukses melengkapi podium di urutan ketiga.

Keberhasilan Veda finis di posisi delapan membuktikan daya juang tinggi pembalap muda Indonesia ini di level internasional. Meskipun memulai dari posisi yang tidak ideal, ia mampu memberikan perlawanan dan mengamankan poin penting bagi timnya.

Artikel terkait

Rekomendasi