Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Indonesia Open 2026. Keberhasilan ini diraih setelah mereka menumbangkan perwakilan Korea Selatan dalam pertandingan yang digelar di Istora Senayan pada Rabu (3/6).
Sejak awal gim pertama, Jafar dan Felisha langsung menunjukkan pola permainan agresif saat menghadapi Kim Jae Hyeon dan Jang Ha Jeong. Persaingan sempat berlangsung sangat ketat dengan kejar-mengejar angka yang cukup sengit.
Skor sempat imbang di posisi 1-1 hingga 3-3 sebelum akhirnya Jafar/Felisha berhasil memperlebar jarak keunggulan. Mereka sukses menutup interval gim pertama dengan skor meyakinkan 11-8.
Dominasi pasangan Indonesia ini semakin terlihat jelas setelah jeda interval. Koordinasi permainan di area depan maupun belakang lapangan berjalan sangat solid sehingga membuat lawan kewalahan.
Jafar/Felisha akhirnya menyudahi gim pertama dengan kemenangan telak 21-11. Memasuki gim kedua, tekanan dari pasangan Korea Selatan kembali terasa di awal permainan.
Meski mendapatkan perlawanan sengit, Jafar dan Felisha tetap mampu menguasai keadaan seiring berjalannya waktu. Mereka bahkan mencatatkan raihan delapan poin beruntun yang membawa mereka unggul 11-6 saat interval gim kedua.
Konsistensi permainan terus mereka jaga hingga pertandingan berakhir. Gim kedua pun ditutup dengan skor 21-14 untuk kemenangan pasangan tuan rumah.
Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan Jafar/Felisha di babak awal :
| Kategori | Lawan | Skor Akhir | Status |
|---|---|---|---|
| Ganda Campuran | Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong (Korsel) | 21-11, 21-14 | Lolos ke 16 Besar |
Tabel di atas menunjukkan performa dominan Jafar/Felisha yang berhasil menang dua gim langsung atas wakil Korea Selatan. Kemenangan ini menjadi modal positif bagi mereka untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Nasib Berbeda Ali Rayhan dan Devin Wahyudi
Sayangnya, hasil positif tersebut tidak berhasil diikuti oleh ganda campuran Indonesia lainnya, Ali Rayhan dan Devin Wahyudi. Langkah mereka harus terhenti lebih awal setelah dikalahkan oleh wakil dari Taiwan.
Pertandingan tersebut berlangsung sangat alot melalui drama tiga gim yang melelahkan. Ali/Devin sebenarnya sempat memberikan harapan besar setelah memenangi gim pertama dengan skor 21-13.
Namun, situasi berbalik pada gim kedua saat lawan mulai menemukan celah permainan mereka. Ali/Devin harus merelakan gim kedua tersebut dengan kekalahan 17-21.
Memasuki gim penentuan, pertarungan kembali berjalan sengit antar kedua pasangan. Namun, pasangan Taiwan tampil lebih tenang dan memaksa Ali/Devin menyerah dengan skor yang sama, yakni 17-21.
Kekalahan ini membuat Ali/Devin harus angkat koper lebih awal dari turnamen bergengsi ini. Sementara itu, harapan Indonesia di sektor ganda campuran kini tertumpu pada wakil-wakil yang masih bertahan.