Tiket Piala Dunia 2026 menjadi informasi yang sangat diburu pencinta sepak bola menjelang bergulirnya turnamen. Seperti dikutip dari Investor Daily, kompetisi ini menyediakan variasi kategori tiket dengan rentang harga yang lebar.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Turnamen bersejarah ini menjadi edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Estadio Azteca di Mexico City terpilih menjadi lokasi laga pembuka. Sementara itu, partai final yang menentukan juara akan digelar di Stadion New Jersey, Amerika Serikat.
Berdasarkan rilis resmi FIFA, tiket kategori entry level untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 dipatok mulai dari US$ 60 atau berkisar Rp 1,1 juta.
Tiket dengan harga terjangkau ini merupakan kategori khusus yang dialokasikan bagi pendukung tim nasional yang lolos ke putaran final. Fasilitas ini tersedia untuk seluruh 104 pertandingan sepanjang turnamen, termasuk laga final.
"FIFA telah mengonfirmasi bahwa pendukung tim nasional yang lolos ke Piala Dunia 2026 akan mendapatkan manfaat dari tingkatan harga tiket khusus, yang dirancang untuk membuat penonton dapat mengikuti tim mereka di panggung sepak bola terbesar dengan harga yang lebih terjangkau," tulis FIFA.
"Tingkatan awal (supporter entry tier) yang baru diperkenalkan akan tersedia dengan harga tetap US$ 60 per tiket untuk setiap dari 104 pertandingan, termasuk final," jelas FIFA.
Kebijakan supporter entry tier ini otomatis hanya bisa dibeli oleh suporter dari 48 negara peserta. Bagi penonton umum yang negaranya tidak lolos, FIFA menerapkan skema harga yang berbeda.
Tiket untuk kategori umum dijual dengan harga paling murah mulai US$ 140 hingga US$ 250. Jika dikonversikan ke mata uang rupiah, nilainya berkisar antara Rp 2,4 juta hingga Rp 4,4 juta.
Lonjakan Harga Kelas Premium
Berbanding terbalik dengan kategori suporter, tiket kelas premium untuk Piala Dunia 2026 justru melonjak sangat tajam.
Menurut laporan ESPN, tiket paling mahal awalnya dipasarkan dengan harga US$ 10.990 atau sekitar Rp 194 juta. Namun, nominal tersebut meroket hingga hampir tiga kali lipat dari harga awal.
Saat ini, tiket termahal untuk menyaksikan laga di stadion tercatat menembus US$ 32.970 atau setara Rp 583 juta. Tiket VIP ini disediakan khusus untuk pertandingan final pada 19 Juli di Stadion New Jersey.
Kenaikan ini sangat mencolok jika dibandingkan dengan final Piala Dunia 2022 di Qatar. Pada edisi empat tahun lalu, tiket termahal di Stadion Lusail hanya dibanderol US$ 1.604 atau sekitar Rp 28,4 juta.
Lonjakan harga yang fantastis ini bahkan sempat menuai gelombang penolakan dari anggota DPR Amerika Serikat yang berasal dari Partai Demokrat.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan argumentasi mengenai alasan di balik penentuan harga tiket premium yang tinggi tersebut. Menurutnya, FIFA harus menyesuaikan dengan kondisi industri hiburan di Amerika Serikat.
"Kami harus melihat kondisi pasar. Kami berada di pasar hiburan paling berkembang di dunia, jadi kami harus menerapkan harga sesuai pasar," ujarnya.
Gianni Infantino juga menambahkan bahwa regulasi di Amerika Serikat melegalkan praktik penjualan kembali tiket pertandingan.
"Di AS, penjualan ulang tiket juga diperbolehkan. Jika kami menjual tiket terlalu murah, tiket itu akan dijual kembali dengan harga jauh lebih tinggi," kata Infantino.