Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait resmi menetapkan batasan harga jual satuan rumah susun (rusun) subsidi untuk tahun 2026 di berbagai wilayah luar Pulau Jawa melalui Keputusan Menteri Nomor 23 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 5 April 2026.
Penetapan regulasi ini berfungsi sebagai pedoman utama dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Berdasarkan data yang dilansir dari Kompas, wilayah Papua Pegunungan tercatat memiliki batas harga jual paling tinggi di Indonesia.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati memberikan konfirmasi mengenai kesiapan implementasi aturan baru tersebut di lapangan pada Kamis, 23 April 2026.
ÔÇ£Sudah bisa jalan. Permen sama Kepmen-nya sudah jadi dan diundangkan,ÔÇØ ujar Sri Haryati, Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pertemuan di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, untuk memastikan bahwa seluruh instrumen hukum terkait subsidi perumahan ini telah resmi berlaku secara nasional. Kebijakan ini membagi harga rusun subsidi berdasarkan zonasi wilayah di seluruh tanah air.
| Wilayah / Provinsi | Harga Per Meter Persegi | Harga Maksimal Per Unit |
|---|---|---|
| Papua Pegunungan | Rp 28 juta | Rp 1,26 miliar |
| Papua Tengah | Rp 23 juta | Rp 1,035 miliar |
| Papua | Rp 16 juta | Rp 720 juta |
| Kepulauan Riau | Rp 13,5 juta | Rp 607,5 juta |
| Sumatera Utara | Rp 12 juta | Rp 540 juta |
| Aceh | Rp 11,5 juta | Rp 517,5 juta |
| Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu | Rp 11 juta | Rp 495 juta |
| Bali | Rp 13 juta | Rp 585 juta |
| Nusa Tenggara Barat (NTB) | Rp 12 juta | Rp 540 juta |
| Nusa Tenggara Timur (NTT) | Rp 10 juta | Rp 450 juta |
| Kalimantan Timur | Rp 14 juta | Rp 630 juta |
| Kalbar dan Kaltara | Rp 12,5 juta | Rp 562,5 juta |
| Kalteng dan Kalsel | Rp 12 juta | Rp 540 juta |
| Sulawesi Utara dan Maluku Utara | Rp 14 juta | Rp 630 juta |
| Sulsel, Sulteng, Gorontalo, Sultra | Rp 11 juta | Rp 495 juta |
| Sulawesi Barat | Rp 10 juta | Rp 450 juta |
Di wilayah Kalimantan, Kalimantan Timur memimpin dengan harga Rp 14 juta per meter persegi, sementara Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara berada di angka Rp 12,5 juta per meter persegi. Untuk wilayah Sulawesi dan Maluku, harga terendah ditemukan di Sulawesi Barat senilai Rp 10 juta per meter persegi.