Sepak bola di kawasan Asia kini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat dan signifikan. Fenomena ini terlihat jelas dari semakin banyaknya talenta asal Benua Kuning yang merambah kompetisi elite di Eropa.
Kiblat sepak bola dunia tersebut kini mulai didominasi oleh pemain Asia yang mampu bersaing di level tertinggi. Mereka tersebar di lima kompetisi top dunia, mulai dari Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, hingga Eredivisie.
Prestasi para pemain ini tidak hanya terlihat dari performa di lapangan, tetapi juga dari nilai pasar mereka yang terus meroket. Hal ini membuktikan bahwa kualitas teknis pemain Asia kini sudah setara dengan pemain global lainnya.
Daftar Bek Asia dengan Nilai Pasar Tertinggi
Baru-baru ini, terdapat rangkuman mengenai empat pemain bertahan asal Asia yang memiliki nilai pasar paling mahal di dunia. Menariknya, salah satu nama yang muncul dalam daftar elit tersebut adalah Jay Idzes.
Jay Idzes merupakan bek tangguh sekaligus kapten Timnas Indonesia yang sedang naik daun. Sejak memutuskan berkarier di Italia, pemain yang akrab disapa Bang Jay ini mengalami transformasi karier yang sangat luar biasa.
Ia tidak hanya sekadar bermain, tetapi mampu menjadi salah satu bek yang diperhitungkan di kompetisi Italia. Namanya kini bersanding dengan bek-bek kelas dunia lainnya yang berasal dari Jepang, Korea Selatan, hingga Uzbekistan.
Berikut adalah daftar lengkap bek Asia dengan nilai pasar termahal saat ini:
- Abdukodir Khusanov (Uzbekistan/Manchester City): Rp608,36 miliar.
- Kim Min-jae (Korea Selatan/Bayern Munchen): Rp347,6 miliar.
- Hiroki Ito (Jepang/Bayern Munchen): Rp312,8 miliar.
- Jay Idzes (Indonesia/Sassuolo): Rp243,4 miliar.
Daftar di atas menunjukkan dominasi pemain dari negara-negara kuat sepak bola Asia yang bermain di klub-klub besar Eropa. Kehadiran Jay Idzes di peringkat empat tentu menjadi kebanggaan besar bagi publik sepak bola Indonesia.
1. Jay Idzes (Indonesia)
Jay Idzes mencatatkan kenaikan nilai pasar yang sangat fantastis berkat performa konsistennya sepanjang musim 2025/2026. Penampilan impresifnya di lini belakang membuat ia kini menduduki posisi keempat sebagai bek termahal di Asia.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, grafik harga pasar pemain Timnas Indonesia ini terus menunjukkan tren positif. Lonjakan paling tajam terjadi dalam kurun waktu satu musim terakhir bersama klubnya saat ini.
Rincian kenaikan nilai pasar Jay Idzes dalam setahun terakhir:
| Kategori Data | Keterangan Nilai |
|---|---|
| Klub Saat Ini | Sassuolo (Serie A) |
| Nilai Transfer dari Venezia | Rp130,3 Miliar |
| Nilai Pasar Terbaru | Rp243,4 Miliar |
| Persentase Kenaikan | 87 Persen |
| Nominal Kenaikan | Rp113,1 Miliar |
Angka kenaikan sebesar Rp113,1 miliar tersebut sangatlah besar bagi seorang pemain yang baru menjalani musim perdananya di Sassuolo. Hal ini mencerminkan betapa vitalnya peran Jay Idzes di kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut.
2. Hiroki Ito (Jepang)
Berada di posisi ketiga adalah Hiroki Ito, pemain bertahan andalan Timnas Jepang. Saat ini, Hiroki Ito merumput di kompetisi Bundesliga Jerman bersama klub raksasa Bayern Munchen.
Pemain berusia 27 tahun ini resmi berseragam Die Roten sejak bursa transfer musim panas tahun 2024 lalu. Kualitasnya sebagai bek modern membuatnya memiliki nilai pasar yang mencapai angka Rp312,8 miliar.
Sepanjang musim 2025/2026, Ito telah mengoleksi sebanyak 20 penampilan di berbagai kompetisi resmi bersama Bayern Munchen. Dari total laga tersebut, ia berhasil menyumbangkan kontribusi berupa satu gol dan dua assist untuk timnya.
3. Kim Min-jae (Korea Selatan)
Posisi kedua ditempati oleh tembok kokoh asal Korea Selatan, Kim Min-jae. Ia merupakan sosok kunci di jantung pertahanan Bayern Munchen setelah didatangkan dari Napoli pada tahun 2023 silam.
Meskipun persaingan di skuad utama sangat ketat, pemain berusia 29 tahun ini tetap menjadi pilihan utama pelatih. Kim dikenal memiliki keunggulan dalam duel fisik dan pembacaan arah bola yang sangat akurat.
Pada musim 2025/2026, Kim Min-jae sukses membantu Bayern Munchen meraih gelar juara Bundesliga dan trofi DFB-Pokal. Total ia bermain dalam 36 pertandingan dengan catatan satu gol serta satu assist bagi klubnya.
Berkat pencapaian gemilang tersebut, harga pasar Kim Min-jae di bursa transfer saat ini diperkirakan mencapai Rp347,6 miliar. Ia masih menjadi salah satu komoditas bek paling berharga di kancah sepak bola internasional.
4. Abdukodir Khusanov (Uzbekistan)
Gelar bek termahal di Asia saat ini dipegang oleh Abdukodir Khusanov yang membela Manchester City. Pemain muda berbakat asal Uzbekistan ini bergabung dengan The Citizens pada Januari 2025 lewat bursa transfer musim dingin.
Khusanov dengan cepat beradaptasi dengan gaya permainan cepat di Inggris dan menjadi anak emas pelatih Pep Guardiola. Kepercayaan sang manajer dibayar tuntas dengan performa yang sangat solid di lini belakang Manchester City.
Catatan performa Abdukodir Khusanov bersama Manchester City:
- Total Penampilan: 37 Pertandingan di seluruh kompetisi.
- Premier League: Turun dalam 25 pertandingan liga domestik.
- Liga Champions: Memainkan 6 laga di level tertinggi Eropa.
- Status: Bek termahal Asia dengan nilai pasar Rp608,36 miliar.
Kontribusinya yang luar biasa bagi kesuksesan Manchester City membuat nilai pasarnya melambung tinggi hingga menembus angka Rp608 miliar lebih. Angka ini menjadikannya pemain bertahan dengan nilai tertinggi sepanjang sejarah pemain asal Asia Tengah.
Kehadiran para pemain seperti Jay Idzes dan Abdukodir Khusanov menunjukkan bahwa bakat-bakat dari negara yang sebelumnya kurang diperhitungkan kini mulai mendominasi. Peta kekuatan sepak bola dunia pun mulai bergeser dengan kehadiran bintang-bintang baru dari Asia ini.