Produsen otomotif roda dua di Indonesia tengah mengevaluasi biaya operasional menyusul kenaikan harga material plastik di pasar global yang berdampak pada pengeluaran produksi pada Jumat (17/4/2026). Komponen plastik yang dominan pada bodi kendaraan menjadi faktor utama meningkatnya beban manufaktur saat ini.
Dilansir dari Otomotif, kenaikan harga bahan baku tersebut berpotensi memengaruhi harga jual akhir ke tangan konsumen. Perusahaan saat ini sedang mempertimbangkan antara melakukan efisiensi internal atau meneruskan beban biaya tersebut melalui penyesuaian harga unit di pasar.
Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, memberikan konfirmasi mengenai potensi pembengkakan ongkos produksi akibat situasi pasar global tersebut.
ÔÇ£Saya belum dapat laporan untuk masalah ini ya, cuma kalau harga bahan baku naik ya pasti otomatis akan menambah biaya produksi unit,ÔÇØ ujar Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales.
Keputusan strategis perusahaan terkait harga jual sangat bergantung pada kalkulasi prediksi kenaikan material serta stabilitas kondisi geopolitik yang memengaruhi berbagai sektor ekonomi saat ini.
ÔÇ£Tergantung dengan prediksi kenaikannya, apabila kondisi seperti saat ini di mana ada faktor geopolitik dan di berbagai sektor biayanya naik, maka perusahaan akan lebih survive kalau naikkan harga ke konsumen,ÔÇØ ucap Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales.
Kendati demikian, pihak Suzuki menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi atau kepastian mengenai nominal angka kenaikan harga yang akan diterapkan pada lini produk mereka.
ÔÇ£Nah kalau di sini, saya masih belum ada laporan masalah ini, jadi masih sama-sama saja seperti sebelumya.ÔÇØ ujar Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales.
Hingga pertengahan April 2026, harga sejumlah model seperti Suzuki Burgman Street 125EX dilaporkan masih stabil di angka Rp 26,54 juta. Harga tersebut belum mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir yang dilakukan pada Juli 2025 lalu.