Harga Mobil MPV Bekas Mei 2026 Mulai Rp 60 Jutaan Jadi Pilihan

Harga Mobil MPV Bekas Mei 2026 Mulai Rp 60 Jutaan Jadi Pilihan
Foto: Ilustrasi Harga Mobil MPV Bekas Mei 2026 Mulai Rp 60 Jutaan Jadi Pilihan.

Mobil bekas di segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) tetap mendominasi preferensi konsumen yang memiliki anggaran terbatas. Kendaraan kategori ini sangat diminati karena kapasitas kabin yang mampu menampung hingga tujuh orang penumpang.

Selain daya tampung luas, operasional MPV dikenal ekonomis berkat biaya perawatan yang terjangkau. Keunggulan lainnya adalah nilai jual kembali atau resale value yang relatif stabil di pasar otomotif nasional.

Ketersediaan stok unit di berbagai bursa juga sangat melimpah, mulai dari varian lawas yang ekonomis hingga model produksi terbaru. Berbagai pilihan ini menawarkan teknologi serta fitur yang lebih modern bagi calon pembeli.

Dilansir dari Otomotif, penelusuran pada Senin (4/5/2026) menunjukkan harga MPV bekas masih sangat variatif. Banderol harga tersebut sangat dipengaruhi oleh merek kendaraan, tahun perakitan, hingga kondisi fisik unit secara menyeluruh.

Bagi konsumen dengan dana terbatas, MPV layak pakai untuk mobilitas harian sudah bisa didapatkan mulai dari harga Rp 60 jutaan. Rentang harga yang luas ini memberikan fleksibilitas bagi berbagai kalangan masyarakat.

Berikut adalah rincian kisaran harga beberapa model MPV bekas yang tersedia di pasar per Mei 2026:

Daftar Kisaran Harga Mobil MPV Bekas Mei 2026
Model KendaraanTahun ProduksiRentang Harga
Toyota Kijang Innova2005ÔÇô2022Rp 82 juta ÔÇô Rp 394 juta
Nissan Serena2004ÔÇô2023Rp 62,5 juta ÔÇô Rp 315 juta
Honda Freed2009ÔÇô2015Rp 104 juta ÔÇô Rp 165 juta
Mazda Biante2013ÔÇô2016Rp 94 juta ÔÇô Rp 160 juta

Meskipun tersedia banyak pilihan, calon pembeli tetap diingatkan untuk mengedepankan aspek kecermatan sebelum melakukan transaksi. Memastikan kondisi mesin tetap prima dan memeriksa riwayat servis secara mendalam menjadi langkah yang krusial.

Kelengkapan dokumen kendaraan juga wajib diperiksa secara teliti untuk menjamin legalitas unit yang dibeli. Hal ini dilakukan untuk menghindari munculnya beban biaya tambahan yang tidak terduga pada masa mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi