Harga Emas Digital 17 Mei 2026 Terpantau Stabil Saat Pasar Global Lesu

Harga Emas Digital 17 Mei 2026 Terpantau Stabil Saat Pasar Global Lesu
Foto: Ilustrasi Harga Emas Digital 17 Mei 2026 Terpantau Stabil Saat Pasar Global Lesu.

Nilai pergerakan harga emas digital terpantau tidak mengalami perubahan signifikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Stabilitas ini berjalan beriringan dengan dinamika nilai tukar rupiah serta fluktuasi yang terjadi di pasar emas global.

Minat masyarakat terhadap instrumen investasi ini terus menunjukkan tren positif karena aksesibilitasnya yang fleksibel secara online. Skema pembelian dengan nominal kecil menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan investor ritel untuk melakukan akumulasi aset secara berkala.

Dikutip dari Investor Daily, informasi mengenai rincian nominal transaksi beli dan transaksi lepas dari sejumlah penyedia layanan emas digital telah diperbarui hingga waktu penayangan.

Daftar Harga Emas Digital Berbagai Platform 17 Mei 2026
Nama Perusahaan PlatformHarga Beli (per Gram)Harga Jual (per Gram)
PT Indonesia Logam Pratama (Treasury)Rp 2.595.165Rp 2.509.176
PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas)Rp 2.642.000Rp 2.569.000
PT Indogold Makmur Sejahtera (IndoGold)Rp 2.583.903Rp 2.518.500
PT Syariah Koin Indonesia (ShariaCoin)Rp 2.718.000Rp 2.638.000

Kondisi di pasar internasional menunjukkan fenomena yang berbeda dengan pergerakan domestik. Gelombang aksi ambil untung pada posisi beli memicu jebolnya level support awal di kisaran US$ 4.650-4.640 per ons, sehingga memaksa komoditas ini turun ke angka US$ 4.544 per ons.

Analis Traders Union, Anton Kharitonov menyebutkan bahwa kurangnya kemajuan pada faktor pendukung kenaikan harga emas memicu gelombang aksi ambil untung pada posisi beli (long position), yang mengakibatkan penembusan level support di sekitar US$ 4.650-4.640 per ons, sehingga harga emas turun ke US$ 4.544.

ÔÇ£Selanjutnya, harga emas dapat menguji level support di US$ 4.520-4.500, di mana para pelaku pasar emas dapat kembali aktif,ÔÇØ jelasnya.

Langkah pemulihan dari zona tersebut menuju kisaran US$ 4.560-4.580 dinilai dapat dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk melakukan aksi lepas. Sebaliknya, jika level resistance US$ 4.580 berhasil ditembus, potensi reli baru menuju US$ 4.610-4.620 per ons terbuka lebar.

ÔÇ£Dalam jangka panjang, menurut dia, emas masih dapat dibeli kembali saat terjadi penurunan, karena permintaan dari bank sentral tetap kuat,ÔÇØ kata Anton.

Data dari Trading Economics menunjukkan bahwa komoditas ini sempat merosot hingga US$ 4.530 per ons pada hari Jumat. Tekanan bersumber dari percepatan laju inflasi di Amerika Serikat yang memunculkan kekhawatiran mengenai kebijakan suku bunga tinggi oleh Federal Reserve.

ÔÇ£Data yang dirilis awal pekan ini menunjukkan inflasi grosir AS melonjak dengan laju tercepat sejak 2022 pada bulan April, sementara harga konsumen mencatat kenaikan terbesar sejak 2023,ÔÇØ sebut Trading Economics dalam ulasannya.

Eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berkepanjangan menjadi stimulus utama pembengkakan inflasi tersebut. Hambatan jalur logistik di Selat Hormuz berdampak langsung pada terganggunya rantai pasok energi global.

Artikel terkait

Rekomendasi