Sejumlah penyedia logam mulia mencatatkan penurunan nilai jual pada perdagangan Senin, 27 April 2026. Kondisi ini terlihat pada produk emas Antam, Galeri 24, hingga UBS yang secara serentak mengalami koreksi harga.
Mengacu pada data resmi dari laman Logam Mulia yang dikutip dari Money, emas batangan Antam untuk ukuran 1 gram kini dibanderol seharga Rp 2.809.000. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp 16.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 2.825.000 per gram.
Tren pelemahan ini juga berdampak pada nilai beli kembali atau buyback emas Antam. Saat ini, harga buyback berada di level Rp 2.620.000 per gram, setelah merosot Rp 16.000 dari posisi sebelumnya di Rp 2.636.000.
Penurunan harga serupa turut terjadi pada perdagangan di Pegadaian. Emas Antam ukuran 1 gram di gerai tersebut kini dihargai Rp 2.922.000, turun dari harga perdagangan terakhir yang berada di angka Rp 2.938.000.
Produk logam mulia lainnya, yakni Galeri 24, mengalami penyusutan harga sebesar Rp 10.000 per gram. Kini, emas Galeri 24 dipasarkan pada level Rp 2.810.000 dibandingkan sebelumnya yang seharga Rp 2.820.000 per gram.
Sementara itu, emas produksi UBS tercatat melemah Rp 11.000. Harga terbarunya berada di level Rp 2.868.000 per gram, turun dari posisi harga sebelumnya yang mencapai Rp 2.879.000.
Berikut adalah rincian lengkap harga jual berbagai ukuran logam mulia yang berlaku pada hari ini:
| Ukuran Emas | Harga Emas Antam (Rp) |
|---|---|
| 1.454.500 | 2.809.000 |
| 5.558.000 | 8.312.000 |
| 13.820.000 | 27.585.000 |
| 68.837.000 | 137.595.000 |
| 275.112.000 | 687.515.000 |
| 1.374.820.000 | 2.749.600.000 |
| Ukuran | Antam Pegadaian (Rp) | Galeri 24 (Rp) | UBS (Rp) |
|---|---|---|---|
| 0,5 gram | 1.514.000 | 1.473.000 | 1.550.000 |
| 1 gram | 2.922.000 | 2.810.000 | 2.868.000 |
| 2 gram | 5.781.000 | 5.552.000 | 5.691.000 |
| 5 gram | 14.373.000 | 13.778.000 | 14.065.000 |
| 10 gram | 28.689.000 | 27.482.000 | 27.981.000 |
| 25 gram | 71.591.000 | 68.334.000 | 69.813.000 |
| 50 gram | 143.099.000 | 136.560.000 | 139.340.000 |
| 100 gram | 286.117.000 | 272.986.000 | 278.571.000 |
| 250 gram | - | 680.788.000 | 696.221.000 |
| 500 gram | - | 1.361.575.000 | 1.390.809.000 |
Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas
Menurut analisis dari Morgan Stanley, tekanan terhadap harga emas saat ini dipicu oleh kombinasi kelangkaan pasokan serta kenaikan real yield. Kondisi ini muncul akibat mundurnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Kenaikan imbal hasil riil obligasi menyebabkan aset yang tidak memberikan bunga seperti emas menjadi kurang menarik bagi para investor. Lanskap makro ini mengubah dinamika pasar logam mulia secara signifikan.
Hubungan terbalik antara harga emas dan real yield yang sempat memudar pada reli tahun 2025 kini kembali mendominasi. Sentimen pasar bergeser seiring tertundanya kebijakan pelonggaran moneter di Amerika Serikat.
Analis menyatakan bahwa emas saat ini lebih banyak diperdagangkan sebagai aset makro yang sangat sensitif terhadap pergerakan suku bunga daripada sekadar instrumen pelindung nilai atau safe haven murni.
Selain itu, gangguan sektor energi di Timur Tengah yang menaikkan harga minyak turut memicu lonjakan ekspektasi inflasi. Namun, kondisi ekonomi yang tetap tangguh justru mendorong real yield semakin tinggi dan menekan posisi emas.