Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis diesel mulai mempengaruhi pertimbangan konsumen di pasar mobil bekas. Kondisi ini terutama berdampak pada biaya operasional kendaraan mesin diesel yang meningkat signifikan.
Dikutip dari Otomotif, lonjakan harga Dexlite kini menyentuh angka Rp 26.000 per liter, sementara Pertamina Dex berada di level Rp 27.900 per liter. Situasi ini menjadi sorotan bagi para peminat SUV ladder frame populer di Indonesia.
Pada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta seperti BP AKR dan Vivo, harga solar bahkan tercatat mencapai Rp 30.890 per liter. Kenaikan drastis ini memaksa pemilik Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pengisian bahan bakar.
Meskipun biaya operasional membengkak, harga jual Toyota Fortuner diesel di pasar mobil bekas terpantau masih sangat stabil. Rentang harga yang ditawarkan cukup bervariasi tergantung pada tahun produksi serta varian unitnya.
Untuk model yang lebih lama seperti Fortuner 2.5 G VNT transmisi otomatis tahun 2013, harga dibanderol sekitar Rp 253 juta. Sementara itu, untuk varian yang lebih muda seperti 2.4 VRZ keluaran 2020, harganya berada di kisaran Rp 326 juta.
Ketangguhan harga juga terlihat pada model flagship dan varian yang relatif baru. Unit Fortuner 2.4 VRZ TRD tahun 2019 masih dijual sekitar Rp 420 juta, sedangkan varian 2.8 GR Sport tahun 2022 berada di angka Rp 468 juta.
| Model dan Varian | Tahun Produksi | Kisaran Harga (Rp) |
|---|---|---|
| Fortuner 2.5 G VNT AT | 2013 | 253 Juta |
| Fortuner 2.4 VRZ AT | 2019 | 420 Juta |
| Fortuner 2.4 VRZ AT | 2020 | 326 Juta |
| Fortuner 2.4 VRZ AT | 2021 | 453 Juta |
| Fortuner 2.8 GR Sport AT | 2022 | 468 Juta |
Tren Harga Mitsubishi Pajero Sport
Pola yang serupa juga ditemukan pada lini Mitsubishi Pajero Sport diesel. Model lawas seperti Pajero Sport 2.4 Dakar transmisi otomatis tahun 2012 masih ditawarkan dengan harga sekitar Rp 245 juta di pasaran saat ini.
Varian yang diproduksi pada tahun 2017 untuk tipe 4x4 AT berada di kisaran Rp 374 juta. Sementara itu, untuk unit yang lebih segar seperti Pajero Sport 2.5 Exceed tahun 2021, harga jualnya mencapai angka Rp 416 juta.
Varian Dakar tahun 2022 dibanderol sekitar Rp 450 juta oleh para penjual. Bahkan, untuk unit yang sangat muda seperti keluaran tahun 2024, harganya sudah menyentuh angka Rp 490 juta di bursa mobil bekas.
| Model dan Varian | Tahun Produksi | Kisaran Harga (Rp) |
|---|---|---|
| Pajero Sport 2.4 Dakar AT | 2012 | 245 Juta |
| Pajero Sport 4x4 AT | 2017 | 374 Juta |
| Pajero Sport 2.5 Exceed AT | 2021 | 416 Juta |
| Pajero Sport Dakar AT | 2022 | 450 Juta |
| Pajero Sport Dakar AT | 2024 | 490 Juta |
Daya Tarik SUV Diesel di Tengah Kenaikan BBM
Kuatnya harga jual mobil bekas diesel mengindikasikan bahwa permintaan pasar terhadap jenis SUV ini tetap tinggi. Beberapa faktor utama yang menjadi daya tarik adalah torsi mesin yang besar dan ketangguhan di berbagai medan jalan.
Citra kendaraan yang tahan banting masih menjadi alasan utama konsumen tetap memilih SUV diesel meskipun harga bahan bakar naik tajam. Namun, pola pikir ini diprediksi bisa bergeser jika biaya operasional terus merangkak naik.
Kenaikan harga BBM berpotensi menjadi pertimbangan baru yang krusial, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan untuk kebutuhan harian di wilayah perkotaan. Saat ini, harga mobil bekas diesel belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan.