Harga BBM Pertamina BP AKR dan Vivo 1 Mei 2026 Masih Stabil

Harga BBM Pertamina BP AKR dan Vivo 1 Mei 2026 Masih Stabil
Foto: Ilustrasi Harga BBM Pertamina BP AKR dan Vivo 1 Mei 2026 Masih Stabil.

Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya terpantau tidak melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada Jumat, 1 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan langsung yang dikutip dari Otomotif di kawasan Cirendeu, Pondok Cabe, hingga Lebak Bulus, harga jual untuk jenis bahan bakar subsidi maupun nonsubsidi masih bertahan di level yang sama.

Stabilitas harga ini terlihat jelas di SPBU milik Pertamina, di mana produk nonsubsidi seperti Pertamax Turbo tetap dijual seharga Rp 19.400 per liter dan Dexlite di angka Rp 23.600 per liter.

Untuk jenis Pertamina Dex, harga yang dipatok masih berada pada Rp 23.900 per liter, sementara produk Pertamax dan Pertamax Green masing-masing dibanderol Rp 12.300 dan Rp 12.900 per liter.

Kondisi serupa juga terjadi pada jaringan SPBU swasta, termasuk BP AKR yang masih memasarkan BP 92 dengan harga Rp 12.390 per liter serta BP Ultimate Diesel seharga Rp 25.560 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo juga terpantau tidak mengubah label harga pada papan informasi mereka, dengan Revvo 92 yang dipatok Rp 12.390 per liter dan Diesel Primus Plus seharga Rp 14.610 per liter.

Hingga saat ini, pihak pengelola SPBU terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan di balik kebijakan untuk mempertahankan harga lama tersebut.

Daftar Lengkap Harga BBM di DKI Jakarta Per 1 Mei 2026
Penyedia BBMJenis Bahan BakarHarga per Liter
PertaminaPertalite (Subsidi)Rp 10.000
PertaminaBiosolar (Subsidi)Rp 6.800
PertaminaPertamaxRp 12.300
PertaminaPertamax TurboRp 19.400
PertaminaDexliteRp 23.600
PertaminaPertamax GreenRp 12.900
PertaminaPertamina DexRp 23.900
BP AKRBP 92Rp 12.390
BP AKRBP Ultimate DieselRp 25.560
VivoRevvo 92 (RON 92)Rp 12.390
VivoDiesel Primus Plus (CN 51)Rp 14.610

Data harga yang tercantum di atas sesuai dengan informasi yang tersedia di situs resmi masing-masing perseroan serta hasil pantauan langsung di lapangan per tanggal 1 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi