Lonjakan Harga BBM Picu Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Indomobil

Lonjakan Harga BBM Picu Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Indomobil
Foto: Ilustrasi Lonjakan Harga BBM Picu Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Indomobil.

Kenaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi yang signifikan memicu lonjakan permintaan kendaraan listrik pada April 2026 di Indonesia. Fenomena peralihan konsumsi otomotif ini dilaporkan memberikan dampak positif bagi produsen yang tergabung dalam Indomobil Group, seperti GAC AION, Changan, dan Maxus.

Kenaikan drastis harga bahan bakar, terutama jenis diesel yang menyentuh angka Rp 30.000 per liter, menjadi faktor utama perubahan perilaku pasar. Kondisi tersebut dikonfirmasi oleh pihak Indomobil Group sebagai imbas langsung dari kebijakan penyesuaian harga energi di dalam negeri, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.

Tren peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan ini disampaikan oleh Tan selaku perwakilan Indomobil Group di Senayan, Jakarta Pusat. Ia memprediksi laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan menunjukkan pertumbuhan penjualan yang positif.

"Ya saya lihat beberapa bulan ini, apalagi bulan April lalu, masyarakat cenderung membeli mobil listrik. Jadi nanti kita lihat laporan dari Gaikindo, seharusnya tren (penjualan) mobil listrik makin naik nih," ujar Tan, perwakilan Indomobil Group.

Tan menilai tingginya biaya pengeluaran untuk bahan bakar minyak menjadi pertimbangan utama bagi konsumen. Efisiensi biaya yang ditawarkan oleh teknologi motor listrik dipandang sebagai solusi praktis di tengah fluktuasi harga energi fosil.

"Jadi masyarakat itu kan juga merasakan biaya bahan bakar yang sangat tinggi. Ya, sangat tinggi. Terus kalau mereka convert ke mobil listrik ini penghematannya luar biasa," tambah Tan, perwakilan Indomobil Group.

Perbandingan biaya harian menunjukkan penggunaan mobil listrik mampu mereduksi pengeluaran antara 80 hingga 90 persen. Penurunan biaya operasional tersebut diklaim semakin terasa signifikan saat harga komoditas minyak mentah mengalami lonjakan di pasar global.

"Nah, dengan minyak yang makin mahal (seperti sekarang), penghematannya bisa lebih dari 90 persen. Jadi ini sebenarnya satu hal yang sangat positif untuk masyarakat. Mereka sebenarnya yang harus tau, mobil listrik itu banyak manfaat. Selain bersih, perawatan dan biaya operasional juga murah," tutur Tan, perwakilan Indomobil Group.

Sebagai langkah ekspansi, Indomobil Group berencana menambah portofolio dengan mendatangkan merek Leapmotor dan Hongqi dari China. Langkah ini diambil di tengah realitas harga Pertamax Turbo yang mencapai Rp 19.900 per liter serta lonjakan harga pada varian bahan bakar diesel.

Berdasarkan data harga bahan bakar terbaru, Pertamina Dex kini dibanderol Rp 27.900 per liter. Sementara itu, persaingan di sektor swasta menunjukkan harga BP Ultimate Diesel dan Diesel Primus telah mencapai angka Rp 30.890 per liter.

Artikel terkait

Rekomendasi