Hanya 4 Gelandang, Inikah Strategi Mengejutkan Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik 2026?

Hanya 4 Gelandang, Inikah Strategi Mengejutkan Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik 2026?
Foto: Hanya 4 Gelandang, Inikah Strategi Mengejutkan Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik 2026?. (Illustration by Pexels)

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara resmi telah menetapkan daftar 23 pemain yang akan memperkuat Skuad Garuda. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi dua laga krusial dalam agenda FIFA Matchday edisi Juni 2026 mendatang.

Dalam daftar tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertarung melawan Timnas Oman serta Timnas Mozambik. Komposisi skuat ini menjadi sorotan karena hanya mencantumkan sedikit nama untuk mengisi sektor lini tengah tim.

Melalui pengumuman resmi di akun Instagram @timnasindonesia, pembagian peran 23 pemain tersebut telah dipetakan secara mendetail. Skuad ini terdiri dari tiga penjaga gawang, sepuluh pemain bertahan, empat pemain tengah, dan enam pemain di lini serang.

Keputusan John Herdman untuk hanya membawa empat gelandang murni memicu diskusi hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional. Publik mulai mempertanyakan apakah jumlah tersebut cukup untuk meladeni permainan fisik dari Oman dan Mozambik.

Daftar pemain yang mengisi slot gelandang murni dalam skuat pilihan Herdman adalah sebagai berikut:

  • Joey Pelupessy
  • Rayhan Hannan
  • Calvin Verdonk
  • Ivar Jenner

Padahal, sebelumnya pelatih asal Kanada tersebut sempat memanggil hingga 44 pemain dalam daftar skuad sementara. Banyak di antara nama-nama yang dicoret merupakan pemain yang memiliki spesialisasi di sektor lapangan tengah.

Persaingan di posisi gelandang memang sangat ketat, sehingga beberapa nama besar harus rela terdepak dari skuat final. Pemain senior dan talenta muda berbakat lainnya tidak berhasil menembus pilihan utama sang pelatih kali ini.

Beberapa nama gelandang yang dipastikan absen atau tidak masuk dalam pilihan final antara lain:

Status Pemain Nama Pemain
Gagal Seleksi Akhir Marc Klok, Ricky Kambuaya, Rivaldo Pakpahan
Gagal Seleksi Akhir Arkhan Fikri, Jordi Amat (Gelandang/Bek)
Menjalani Sanksi Thom Haye

Ketiadaan Thom Haye menjadi kerugian tersendiri bagi lini tengah Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Gelandang andalan Persib Bandung tersebut masih harus menjalani masa hukuman skorsing dari FIFA sehingga tidak bisa dimainkan.

Meski hanya membawa empat gelandang murni, John Herdman tampaknya memiliki strategi cadangan yang cukup fleksibel. Hal ini dikarenakan beberapa pemain di posisi lain memiliki kemampuan untuk bertransformasi menjadi pemain tengah jika dibutuhkan.

Salah satu contohnya adalah Marselino Ferdinan yang secara resmi didaftarkan sebagai bagian dari barisan penyerang. Padahal, posisi asli Marselino adalah seorang gelandang kreatif yang biasa mengatur ritme permainan di lini tengah.

Selain Marselino, fleksibilitas pemain di lini belakang juga menjadi alasan mengapa jumlah gelandang terlihat sangat sedikit. Herdman memiliki opsi untuk mendorong beberapa pemain bertahan maju ke depan demi menambah kekuatan di sektor sentral.

Dua pemain bertahan, yakni Nathan Tjoe-A-On dan Dony Tri Pamungkas, dikenal memiliki atribut yang baik untuk bermain lebih ofensif. Keduanya bisa diperankan sebagai gelandang tambahan guna mendukung stabilitas permainan Tim Garuda.

Situasi ini dinilai cukup ideal bagi strategi yang sedang dibangun oleh John Herdman untuk membentuk karakter baru Timnas Indonesia. Keempat gelandang yang terpilih pun memiliki profil dan karakteristik bermain yang saling melengkapi satu sama lain.

Joey Pelupessy diproyeksikan sebagai pemotong serangan lawan yang bertugas menjaga kedalaman skuat. Sementara itu, Calvin Verdonk dan Ivar Jenner akan berperan sebagai jembatan yang menghubungkan aliran bola dari lini belakang ke depan.

Di sisi lain, Rayhan Hannan diharapkan bisa menjadi motor serangan yang memberikan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Kombinasi karakter yang berbeda ini diharapkan mampu mengatasi perlawanan tim-tim tangguh dari Timur Tengah dan Afrika.

Ujian pertama Indonesia akan tersaji saat menjamu Oman pada hari Jumat, 5 Juni 2026. Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur awal sejauh mana efektivitas skuat yang telah disusun oleh tim kepelatihan.

Empat hari setelah menghadapi Oman, Timnas Indonesia akan kembali berlaga melawan Mozambik pada 9 Juni 2026. Kedua pertandingan persahabatan internasional ini akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

Laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi para pemain muda seperti Rayhan Hannan yang mendapat pujian setinggi langit dari Herdman. Sang pelatih menyebut Hannan sebagai sosok pekerja keras yang memiliki kecocokan tinggi secara teknis dan taktis.

Antusiasme publik terhadap Timnas Indonesia saat ini memang sedang berada di titik tertinggi, baik untuk tim senior maupun kelompok umur. Kesuksesan tim nasional diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan posisi Indonesia di peringkat FIFA dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi