Hanung Bramantyo Sisipkan Unsur Komedi di Remake Film Children of Heaven

Hanung Bramantyo Sisipkan Unsur Komedi di Remake Film Children of Heaven
Foto: Ilustrasi Hanung Bramantyo Sisipkan Unsur Komedi di Remake Film Children of Heaven.

Sutradara Hanung Bramantyo memberikan sentuhan berbeda dalam menggarap film terbarunya yang merupakan remake dari karya legendaris Iran, Children of Heaven, seperti dilansir dari Detikcom.

Langkah adaptasi ini diambil dengan menyisipkan unsur komedi ke dalam versi Indonesia agar lebih sesuai dengan karakteristik penonton lokal.

Keputusan tersebut dipilih karena versi aslinya dikenal sangat melankolis dan serius, sehingga dinilai memerlukan penyesuaian budaya.

Suami Zaskia Adya Mecca itu menjelaskan masyarakat Indonesia memiliki tradisi seni pertunjukan yang sangat kuat dan sudah mendarah daging.

Sebuah tontonan yang ideal bagi masyarakat Indonesia menurutnya harus memenuhi tiga unsur utama, yakni cerita yang kuat, emosi yang menyentuh, dan adanya unsur humor.

"Tradisi pertunjukan itu selalu mengedepankan tiga hal: pertama adalah cerita, itu udah pasti tuh; cerita yang bagus, yang tidak mudah ditebak, ya kan. Kemudian yang kedua menyentuh. Nah, yang ketiga itu adalah cerita yang lucu. Jadi masyarakat kita itu terbentuk oleh lenong, ketoprak, ludruk, itu tiga hal itu selalu ada," kata Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026).

Sutradara asal Yogyakarta itu menilai film versi asli Children of Heaven sebenarnya sudah sangat luar biasa dari segi penceritaan.

Namun, ia melihat ada satu elemen yang hilang jika film tersebut dibawa mentah-mentah ke pasar Indonesia, yaitu unsur kelucuan yang bisa membuat penonton merasa lebih dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari di tanah air.

Karakter masyarakat Indonesia yang tetap bisa bercanda meski dalam kondisi sulit sekalipun berbeda dengan latar belakang budaya bangsa Persia yang cenderung serius.

Hal inilah yang mendasari Hanung Bramantyo untuk melakukan penyesuaian budaya dalam proses adaptasi film tersebut.

"Ternyata Children of Heaven cuma ada dua unsur. Unsurnya cerita bagus, menyentuh, tapi gak ada lucunya," tuturnya.

Untuk menghidupkan suasana komedi tersebut, sejumlah komika ternama dilibatkan dalam jajaran pemain film ini.

Peran-peran tertentu dipercayakan kepada para komedian agar dialog dan situasi di dalam film tetap terasa segar tanpa menghilangkan esensi haru dari cerita aslinya.

Nama-nama seperti Oki Rengga, Dodit Mulyanto dan Muhadkly Acho dilibatkan untuk mengeksplorasi sisi humor dalam naskah yang telah disiapkan.

Para pemain tersebut diberikan ruang untuk mengembangkan komedi mereka sendiri berdasarkan arahan konsep yang sudah ditentukan sebelumnya.

"Nah, kita kan bangsa yang lucu, karena itu makanya kita masukkan unsur kelucuan ini dari apa? Dari para komika. Saya punya guide, saya punya keinginan, punya konsep komedinya seperti ini, mereka yang mengembangkan gitu kan," jelasnya.

Penyisipan unsur lucu ini diharapkan mampu membuat penonton Indonesia lebih betah dan merasa memiliki keterikatan emosional yang lebih kuat dengan karakter-karakternya.

Perpaduan antara kisah perjuangan kakak-beradik dan bumbu komedi lokal ini diharapkan menjadi suguhan yang lengkap bagi keluarga.

"Masyarakat kita itu terbentuk oleh tradisi itu. Jadi ketika saya mengadaptasi film Children of Heaven, saya akan nonton; ini film ada tiga unsur ini apa tidak? Karena itu makanya kita masukkan unsur kelucuan ini," pungkasnya.

Film Children of Heaven versi Indonesia dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 27 Mei 2026.

Film ini dibintangi oleh aktor cilik Jared Ali dan Humaira Jahra, serta didukung oleh penampilan dari Dodit Mulyanto, Muhadkly Acho, Oki Rengga, dan sederet pemain lainnya.

Artikel terkait

Rekomendasi