Manajer Barcelona Hansi Flick telah mengonfirmasi keputusannya untuk tetap menakhodai klub di Stadion Camp Nou hingga tahun 2028 mendatang. Kepastian masa depan pelatih asal Jerman tersebut diumumkan tepat setelah ia berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Spanyol musim ini bagi tim berjuluk Blaugrana tersebut.
Dilansir dari Detik Sport, Flick yang menduduki kursi kepelatihan pasca era Xavi pada musim panas 2024 telah mengoleksi dua trofi LaLiga selama dua musim terakhir. Selain dominasi di liga domestik, ia tercatat menyumbangkan satu trofi Copa del Rey serta dua gelar Piala Super Spanyol untuk lemari piala Barcelona.
Keberhasilan ini menjadi catatan penting lantaran Flick membangun kekuatan tim di tengah pembatasan finansial yang ketat. Strateginya menitikberatkan pada integrasi talenta muda asal akademi La Masia dengan pemain senior yang berpengalaman guna menciptakan skuad yang kompetitif di level Spanyol maupun Eropa.
Pihak manajemen Barcelona merespons prestasi tersebut dengan menawarkan pembaruan kontrak setahun lebih lama dari kesepakatan sebelumnya yang akan habis tahun depan. Dalam perjanjian baru ini, tersedia pula klausul opsi perpanjangan otomatis untuk satu tahun tambahan setelah periode 2028 berakhir.
"Saya akan memberi tahu Anda - maaf - beberapa hari terakhir ini saya memiliki berbagai hal yang harus dilakukan," kata Flick, yang baru saja ditinggal wafat sang ayah akhir pekan lalu, dikutip Reuters.
Pelatih berusia 61 tahun tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh jajaran petinggi klub. Ia menilai durasi kontrak yang diberikan saat ini merupakan langkah yang tepat bagi kedua belah pihak.
"Tentu saja, saya sangat senang dengan (perpanjangan kontrak) ini. Mereka (manajemen) telah memberi saya dan tim saya kepercayaan diri untuk bekerja satu atau dua tahun lagi, jadi bagi saya seperti itulah."
Keputusan pembatasan durasi kontrak dianggap sebagai langkah bijak oleh Flick. Ia menghargai cara manajemen Barcelona dalam menyusun kesepakatan kerja sama jangka panjang tersebut.
"Saya pikir banyak pelatih akan senang jika mereka mendapatkan kontrak tiga, empat, atau lima tahun, tetapi dalam kasus Barca, membatasinya adalah hal yang baik. Saya sangat menghargainya."
Flick menegaskan bahwa kesepakatan ini memberikan hak yang adil bagi dirinya maupun pihak klub. Evaluasi performa akan tetap dilakukan secara berkala seiring berjalannya waktu hingga batas akhir kontrak.
"Kami akan sampai tahun 2028 dan kemudian kami akan melihat apakah semuanya berjalan dengan baik, dan jika demikian, we dapat memutuskan untuk satu tahun lagi. Klub memiliki hak, dan saya memiliki hak - saya pikir ini adalah kesepakatan yang bagus," tegas pria 61 tahun itu.
Tugas besar berikutnya bagi Flick adalah mengakhiri dahaga gelar Liga Champions yang terakhir kali diraih klub pada 2015. Namun, prioritas jangka pendek musim ini adalah mengejar target raihan 100 poin di klasemen akhir Liga Spanyol.
Barcelona saat ini menempati posisi puncak dengan 91 poin dari 35 pertandingan yang telah dilalui. Skuad asuhan Flick diwajibkan memenangi tiga laga tersisa, dimulai dari pertandingan melawan Alaves pada Kamis (14/5/2026), dilanjutkan menghadapi Real Betis dan Valencia pada 18 serta 24 Mei mendatang.