Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan instruksi khusus kepada Lamine Yamal agar lebih peka terhadap sinyal tubuh menyusul cedera hamstring yang dialami pemain muda tersebut. Dilansir dari Detik Sport, Yamal dipastikan absen hingga akhir musim setelah tampil sebagai penentu kemenangan 1-0 atas Celta Vigo melalui titik penalti dua hari lalu.
Pemain berusia 19 tahun tersebut mencatatkan beban kerja yang sangat tinggi sepanjang musim ini dengan total 3.702 menit bermain dari 44 pertandingan. Angka tersebut menunjukkan rata-rata durasi 84 menit per laga, yang hampir setara dengan waktu penuh di setiap penampilannya bersama klub.
Intensitas permainan Yamal sebelumnya telah menjadi perhatian pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, yang menilai beban kerja sang pemain di tingkat klub terlalu berat. Di sisi lain, antusiasme tinggi dari darah muda Yamal membuatnya cenderung ingin selalu merumput di setiap pertandingan tanpa mengambil waktu istirahat yang cukup.
"Dia merasakan setelah dilanggar, tapi tidak begitu sakit, dia putuskan menendang penalti dan itu membuatnya makin sakit" ujar Hansi Flick, Pelatih Barcelona.
Flick menekankan bahwa situasi ini merupakan proses pembelajaran penting bagi Yamal yang sebelumnya belum pernah mengalami masalah otot serius. Hal ini dianggap krusial untuk memastikan keberlangsungan karier jangka panjang sang penyerang sayap di masa depan.
"Dia merasakan cedera itu, tapi sebelumnya tidak pernah cedera otot tuh. Ini soal pembelajaran. Ini pengalaman buatnya dan itulah mengapa dia harus banyak belajar, merasakan sinyal dari tubuh" ujar Hansi Flick, Pelatih Barcelona.
Meski harus menepi dari skuad Barcelona di sisa kompetisi domestik, Flick tetap memberikan optimisme mengenai kondisi anak asuhnya tersebut. Ia meyakini bahwa cedera ini tidak akan menghalangi partisipasi Yamal dalam ajang internasional mendatang.
"Ini memang tidak mudah untuk kami. Yang saya bisa rasakan adalah dia sangat fokus. Dia memang absen sampai akhir musim, tapi dia pasti tampil di Piala Dunia. Dia bakal lebih kuat" ujar Hansi Flick, Pelatih Barcelona.