Pep Guardiola Redam Ekspektasi Juara Jelang Laga Manchester City vs Brentford

Pep Guardiola Redam Ekspektasi Juara Jelang Laga Manchester City vs Brentford
Foto: Ilustrasi Pep Guardiola Redam Ekspektasi Juara Jelang Laga Manchester City vs Brentford.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mulai meredam ekspektasi publik terkait ambisi meraih gelar juara Liga Inggris musim 2025-2026 menjelang pertandingan krusial pekan ke-36 melawan Brentford. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Etihad pada Sabtu (9/5/2026) pukul 21.00 WIB.

Dilansir dari Bola, Guardiola menyatakan bahwa pencapaian sebagai peringkat kedua tetap memberikan pengalaman kompetisi yang sangat berharga bagi skuatnya. Hal ini terutama berlaku bagi para penggawa anyar yang baru pertama kali merasakan tensi persaingan perebutan gelar juara hingga fase akhir kompetisi domestik.

Sejumlah nama seperti Abdukodir Khusanov yang direkrut dari Lens, serta Marc Guehi dan Antoine Semenyo, disebut Guardiola sedang menjalani proses adaptasi dalam persaingan papan atas. Sang manajer kini lebih memilih fokus untuk mengamankan poin penuh saat menjamu Brentford di kandang sendiri.

"Ini pertama kalinya Marc Guehi, Abdukodir Khusanov, Gianluigi Donnarumma bukan pertama kalinya tapi pertama kalinya di sini, dan Antoine Semenyo," kata Guardiola, Pelatih Manchester City.

Guardiola menekankan pentingnya bagi para pemain untuk merasakan tekanan psikologis dalam perburuan gelar juara. Pengalaman ini dianggap sebagai fondasi mental yang diperlukan untuk menghadapi musim-musim mendatang di Liga Inggris.

"Ini pertama kalinya kami berada dalam perebutan gelar. Anda tahu, perasaannya. Perasaan bahwa 'oh, saya tidak boleh kalah dalam pertandingan itu' dan terkadang Anda mungkin membutuhkan waktu untuk merasakannya, tetapi itulah yang saya katakan. Jadi, kami masih di sini," ujar Guardiola, Pelatih Manchester City.

Mantan pelatih Barcelona tersebut merasa performa timnya secara keseluruhan sepanjang musim ini sudah berada di level yang memuaskan. Ia meminta anak asuhnya untuk tidak terbebani dengan hasil akhir klasemen sebelum laga usai.

"Musim ini lebih dari bagus. Jadi, mari kita menangkan pertandingan berikutnya dan setelah itu, kita akan lihat apa yang terjadi dan kita akan lihat di masa depan," ucap Guardiola, Pelatih Manchester City.

Di sisi lain, perhatian Guardiola juga tertuju pada penurunan performa gelandang andalannya, Phil Foden. Pemain tim nasional Inggris tersebut tercatat sudah dua bulan tidak masuk ke dalam jajaran pemain utama The Citizens meski pembicaraan kontrak baru tengah berjalan.

"Hanya perlu mengembalikan semangat itu, kesenangan menjadi pemain sepak bola," kata Guardiola, Pelatih Manchester City.

Guardiola berharap Foden dapat kembali menemukan kegembiraan bermain tanpa terbebani oleh urusan kontrak maupun ambisi memenangkan pertandingan. Ia meyakini aspek psikologis menjadi kunci utama bagi sang pemain untuk kembali ke level permainan terbaiknya.

"Bukan karena saya punya kontrak. Bukan karena saya punya tugas yang harus dilakukan. Bukan karena saya harus memenangkan pertandingan itu. Lupakan semua itu," tutur Guardiola, Pelatih Manchester City.

Pelatih asal Spanyol itu ingin Foden bermain secara lepas seperti saat masih mengenyam pendidikan di akademi. Guardiola optimistis sang pemain akan segera memberikan kontribusi besar bagi klub dalam waktu dekat.

"Ini hanya tentang kegembiraan bermain sepak bola seperti saat Anda masih kecil dan kita berada di jalanan atau di sekolah atau di akademi di Man City," kata Guardiola, Pelatih Manchester City.

Peningkatan aspek mental diharapkan mampu memicu ledakan performa Foden di lapangan hijau dalam sisa laga musim ini.

"Ini hanya tentang kembali ke perasaan itu. Dan ketika itu terjadi, dia akan meledak lagi dan dia akan kembali," imbuh Guardiola, Pelatih Manchester City.

Artikel terkait

Rekomendasi