Manajer Manchester City Pep Guardiola menekankan pentingnya konsentrasi penuh bagi skuadnya dalam pertandingan krusial melawan Arsenal di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026) pukul 22.30 WIB. Pertemuan ini dianggap sebagai momen krusial dalam menentukan arah perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini.
Jarak poin antara kedua tim kini menipis menjadi enam angka setelah Arsenal menelan kekalahan dari Bournemouth pada laga sebelumnya. Manchester City yang sempat tertinggal sembilan poin kini berpeluang memangkas selisih lebih jauh sebagaimana dilansir dari Bola.
Guardiola memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya agar tidak terpengaruh oleh tekanan persaingan di luar lapangan hijau. Ia mengingatkan bahwa laga ini tetap merupakan pertandingan sepak bola biasa yang membutuhkan ketenangan mental agar instruksi taktik dapat berjalan maksimal.
ÔÇ£Saya katakan kepada para pemain hari ini, ini hanyalah pertandingan sepak bola dan kita harus menghadapinya seperti pertandingan sepak bola,ÔÇØ ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa keterlibatan emosi yang berlebihan justru dapat merusak strategi yang telah disusun. Ketidakhadiran fokus menjadi kekhawatiran utama sang manajer menjelang laga besar tersebut.
ÔÇ£Jika Anda teralihkan oleh emosi, itu pertanda Anda kehilangan fokus,ÔÇØ tambah Guardiola.
Terkait skenario hasil akhir, Guardiola memberikan pernyataan menarik mengenai apa yang akan ia lakukan jika tim tamu berhasil mencuri poin penuh. Meski bernada gurauan, penegasan ini menunjukkan rasa hormatnya kepada sang lawan.
ÔÇ£Jika kami kalah, saya akan berjabat tangan dengan Mikel dan saya akan berdoa agar mereka kalah dalam lima pertandingan berikutnya untuk menjadi juara,ÔÇØ kata Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona tersebut tetap optimis bahwa Manchester City memiliki kapasitas untuk memenangkan pertandingan di kandang sendiri. Ia percaya diri skuad The Citizens akan memberikan performa terbaik demi mengejar ketertinggalan poin.
ÔÇ£But I don't think that will happen, so we will try to win our game on Sunday,ÔÇØ tambahnya.
Di sisi lain, Mikel Arteta menyatakan kesiapan penuh Meriam London untuk menghadapi tekanan di markas lawan. Baginya, kesempatan untuk mengakhiri puasa gelar liga selama dua dekade terakhir tidak boleh dilewatkan begitu saja melalui permainan bertahan.
ÔÇ£Kami akan mempersiapkan pertandingan untuk memenangkannya, itu sudah pasti, dan kami melihat ini sebagai peluang besar bagi kami,ÔÇØ tegas Arteta.
Arteta juga menepis anggapan bahwa Arsenal akan mengincar hasil imbang untuk menjaga posisi aman di puncak klasemen. Pelatih berusia 44 tahun itu tetap pada prinsipnya untuk menerapkan gaya permainan ofensif guna meraih tiga poin.
ÔÇ£Kami mempersiapkan setiap pertandingan untuk menang, itulah posisi kami dan kami akan terus melakukan hal yang sama,ÔÇØ tutur Arteta.