Giovanni Malago memperkuat posisinya sebagai kandidat utama Ketua Umum Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah menerima dukungan resmi dari asosiasi pelatih dan pemain profesional menjelang pemilihan pada 22 Juni mendatang. Malago diunggulkan untuk menggantikan Gabriele Gravina yang sebelumnya telah mengundurkan diri dari jabatan tertinggi otoritas sepak bola tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Bola, dukungan masif bagi mantan Presiden Komite Olimpiade Italia (CONI) tersebut datang dari Asosiasi Pemain Italia (AIC) dan Asosiasi Pelatih Italia (AIAC). Langkah ini mengikuti jejak Lega Serie A yang sebelumnya telah memberikan lampu hijau bagi pencalonan tokoh berusia 67 tahun tersebut.
AIC dan AIAC memberikan penegasan bahwa figur pilihan mereka dinilai memiliki kompetensi untuk menghadapi tantangan industri olahraga modern. Pernyataan bersama tersebut disampaikan secara resmi melalui kantor berita ANSA terkait visi kepemimpinan masa depan FIGC.
"Para pemain dan pelatih telah menyatakan visi bersama, mengidentifikasi Giovanni Malago sebagai orang yang mampu menanggapi berbagai tantangan saat ini dan terutama di masa depan," bunyi pernyataan tersebut tanpa perubahan.
Kedua asosiasi tersebut memberikan perhatian khusus pada aspek keberlanjutan program kerja yang telah disusun oleh Malago. Hal ini mencakup pengembangan teknis dan struktur organisasi sepak bola di Italia secara menyeluruh.
"Selama pertemuan beberapa minggu terakhir, muncul kesamaan penting mengenai poin-poin program utama seperti Club Italia, keberlanjutan dan reformasi, sepak bola wanita, sebuah visi olahraga yang, berdasarkan dorongan awal yang diberikan oleh Lega Serie A, menawarkan jaminan di musim yang sensitif dan penting ini tentang jalan yang harus kita tempuh."
Selain dukungan teknis, laporan Sky Sport Italia menyebutkan bahwa mayoritas klub papan atas Serie A telah memberikan suara mereka. Klub-klub besar seperti Inter Milan, Napoli, Juventus, dan AC Milan termasuk dalam jajaran pendukung pencalonan Malago demi stabilitas federasi.
Data dukungan suara menunjukkan bahwa posisi Malago saat ini sangat kuat dengan total prediksi mencapai 47 persen dari keseluruhan blok suara. Angka tersebut diperoleh dari akumulasi dukungan sektor pemain sebesar 20 persen, Lega Serie A sebanyak 18 persen, dan pelatih sebesar 10 persen.
Dalam peta persaingan ini, 18 dari 20 klub Serie A telah menyatakan dukungannya, sementara Lazio dan Hellas Verona memilih untuk abstain karena alasan regulasi. Malago saat ini masih mengungguli Giancarlo Abete yang muncul sebagai pesaing utama dalam bursa pemilihan ketua umum tersebut.
Distribusi suara pemilihan pada 22 Juni nanti akan dibagi secara proporsional kepada beberapa entitas. Liga amatir LND memegang porsi terbesar dengan 34 persen suara, diikuti Lega Pro sebesar 12 persen, dan Serie B sebesar 6 persen.