Gianluigi Buffon Ratapi Kegagalan Italia Lolos Piala Dunia 2026

Gianluigi Buffon Ratapi Kegagalan Italia Lolos Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Gianluigi Buffon Ratapi Kegagalan Italia Lolos Piala Dunia 2026.

Kegagalan Timnas Italia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam bagi para pecintanya, termasuk bagi sosok legendaris Gianluigi Buffon. Absennya Gli Azzurri kali ini menandai catatan kelam di mana tim raksasa Eropa tersebut telah melewatkan tiga edisi turnamen paling bergengsi sejagat tersebut secara beruntun.

Italia tercatat gagal berpartisipasi pada Piala Dunia edisi 2018, 2022, hingga yang terbaru tahun 2026 mendatang. Langkah tim asuhan ini selalu terhenti di fase playoff, sebuah kenyataan pahit bagi negara pemegang empat gelar juara dunia tersebut. Dilansir dari Detik Sport, Buffon mengaku sangat sulit menerima kondisi yang sedang menimpa negaranya.

"Ini adalah halaman yang menyakitkan dalam sejarah sepakbola Italia dan bagi saya sendiri," jelas Gianluigi Buffon.

Padahal, Timnas Italia menyandang status sebagai salah satu tim tersukses di dunia. Dengan raihan empat trofi juara, koleksi gelar mereka setara dengan Jerman dan hanya berada di bawah Brasil yang mengoleksi lima trofi. Prestasi gemilang Italia terakhir kali dicapai saat mereka mengangkat trofi juara pada tahun 2006 silam.

Selain empat kali juara, tim asal Negeri Pizza ini juga tercatat pernah dua kali menduduki posisi runner-up. Namun, dominasi sejarah tersebut seolah sirna dalam dekade terakhir karena Italia dipastikan akan absen selama total 12 tahun dari panggung Piala Dunia.

Buffon menyampaikan keluh kesahnya mengenai kemunduran drastis tim nasionalnya tersebut. Menurutnya, situasi ini merupakan sesuatu yang di luar nalar jika dilihat dari kacamata masa lalu saat Italia masih menjadi kekuatan yang sangat disegani.

"Jika Anda bilang hal ini 12 tahun lalu kepada saya, saya akan bilang lebih mudah percaya melihat alien daripada lihat Italia gagal lolos ke Piala Dunia tiga edisi berturut-turut," paparnya.

"Tapi, inilah kenyataannya," tutur Buffon.

Artikel terkait

Rekomendasi